Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Kejaksaan Negeri Sumenep telah menggelar pasar murah dan bazar Ramadan tahun 2026 yang bertempat dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep, serta gerakan pangan murah pada tanggal 10 dan 12 Maret 2026 di Taman Potre Koneng.
Mengenai hal itu, Bupati Sumenep Dr. H Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H, M.H ., menyampaikan bahwa, Kegiatan ini untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah, sehingga dapat memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya.
Adapun Komoditas sembako yang disediakan pasar murah tersebut, Beras, minyak goreng, gula, telur ayam, daging ayam, dengan harga lebih murah dari pasar. Misalnya, beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp 57.000, minyak goreng 1 liter Rp 15.700, telur ayam Rp 29.000/kg.
Namun, Produk UMKM juga telah menyediakan komuditas berupa Kue kering, sambal, nugget, dan Sayuran dan Bumbu: Sayuran segar, cabai, bawang putih, bawang merah, dengan harga mulai dari Rp 5.000 per paket.
– Beras Zakat Lokal: Dijual dengan harga Rp 40.000 untuk kemasan 3 kg.
” Kegiatan ini diharapkan dapat benar-benar membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga meringankan beban ekonomi selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri,”Ucapnya.
Menurutnya, Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga komoditas di pasar serta menekan laju inflasi daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Kan tetapi, Kegiatan ini juga dapat menjadi wadah yang efektif untuk mendukung perkembangan UMKM lokal, Sehingga memberikan kesempatan bagi mereka untuk memasarkan produk dan meningkatkan omset penjualan.
Selain itu, Kegiatan ini dapat mendorong inovasi produk dari UMKM serta memperkuat jejaring bisnis antar pelaku usaha lokal. Namun, para pelaksana harus terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dengan melakukan inovasi baru agar kegiatan ini dapat lebih bermanfaat dan menarik bagi masyarakat serta pelaku usaha.
” Saya berharap kolaborasi antar pihak yang terlibat dapat semakin erat dan efektif, Sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai dengan optimal.” Ujarnya.
Pantauan media ini, Kegiatan pasar murah ini dilakukan kerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Sumenep, Perum Bulog, dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini.(@Noung daeng ).














