Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Pemkab Asahan Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas UMKM

×

Pemkab Asahan Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas UMKM

Sebarkan artikel ini
Wabup Asahan Rianto membuka kegiatan Pemagangan Nasional Tahun 2026 di Asahan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Pemerintah Kabupaten Asahan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan sektor usaha masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 serta Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tersebut secara resmi dibuka Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Asahan, Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu (26/08/2026).

Turut hadir Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Sutiono SH, S.Sos, MSi, Kepala Cabang BPS Kabupaten Asahan Dadan Supriadi SST, MSi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran Sri Widiastuti SKM, Direktur RSU Catharina Kisaran dr. dr. Elman Boy M.Kes, peserta kegiatan dan sejumlah undangan.

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Sutiono menjelaskan, program pemagangan dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada peserta memperoleh pengalaman dan keterampilan secara langsung di lingkungan kerja.

Program tersebut berlangsung selama enam bulan, sejak 10 Agustus 2026 hingga 10 Februari 2027. Sebanyak 37 peserta mengikuti program pemagangan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan tiga lembaga mitra. Peserta ditempatkan di BPS Kabupaten Asahan sebanyak tiga orang, BPJS Kesehatan Cabang Kisaran lima orang, serta RSU Catharina 1914 sebanyak 29 orang.

Di sisi lain, Pemkab Asahan juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kemampuan pelaku UMKM. Sebanyak 25 peserta mengikuti Pelatihan Peningkatan Produktivitas yang dilaksanakan selama 26 hingga 29 Agustus 2026 di UPTD BLK Kabupaten Asahan.

Menurut Sutiono, kedua kegiatan tersebut memiliki sasaran yang saling berkaitan, yakni meningkatkan kapasitas masyarakat dalam dunia kerja dan dunia usaha. “Tujuan kegiatan ini adalah mendorong pelaku usaha naik kelas, memperluas akses pasar, serta mendongkrak penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Wakil Bupati Asahan Rianto dalam arahannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung percepatan penyerapan tenaga kerja. Ia menilai dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga yang tidak hanya memiliki latar belakang pendidikan, tetapi juga pengalaman dan kemampuan praktis.

Program pemagangan, menurutnya, menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja. Peserta program juga memperoleh dukungan berupa uang saku sesuai ketentuan yang berlaku, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta kesempatan mendapatkan sertifikasi kompetensi setelah menyelesaikan proses pemagangan dan uji kompetensi.

Rianto berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan membangun karakter kerja. Selain itu, ia berharap lembaga mitra penempatan dapat menjalankan proses pendampingan secara optimal.

Dengan kolaborasi pemerintah, lembaga mitra dan masyarakat, Program Pemagangan Nasional dan Pelatihan Produktivitas UMKM diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, produktif serta mendorong pertumbuhan usaha dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Asahan.(is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *