SURABAYA, RELASI PUBLIK — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui Pelatihan Finance Non Finance TPS yang ditujukan bagi pekerja lintas unit kerja. Pelatihan ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan pemahaman dasar keuangan bagi pekerja non-finansial.
Pelatihan Finance Non Finance TPS dilaksanakan selama dua hari, 5–6 Februari 2026, bertempat di Ruang Kutai Martadipura, ASEEC Tower, Universitas Airlangga, Surabaya. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Airlangga Institute for Learning and Growth (AILG) Universitas Airlangga.
Program pelatihan tersebut dirancang khusus bagi pekerja yang tidak memiliki latar belakang pendidikan keuangan. Sebanyak 21 pekerja TPS dari berbagai unit kerja mengikuti kegiatan ini, mulai dari fungsi tata kelola perusahaan, sumber daya manusia, perencanaan instalasi, operasional, hingga layanan pendukung.
Melalui Pelatihan Finance Non Finance TPS, peserta dibekali pemahaman mengenai laporan keuangan perusahaan, analisis biaya, proses penganggaran, serta pengambilan keputusan berbasis data finansial. Materi ini diharapkan dapat membantu pekerja memahami dampak keuangan dari setiap aktivitas operasional yang dijalankan.
Selain meningkatkan kapasitas individu, pelatihan ini juga mendorong kolaborasi lintas unit kerja. Dengan pemahaman keuangan yang sama, koordinasi antarbagian diharapkan berjalan lebih efektif dan selaras dengan tujuan perusahaan.
Senior Vice President Keuangan dan Manajemen Risiko TPS, Jeanny Harjono, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi pekerja merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan perusahaan.
“Dalam operasional terminal, setiap keputusan dari berbagai fungsi memiliki dampak finansial. Oleh karena itu, pemahaman dasar keuangan menjadi bekal penting bagi seluruh insan TPS,” ujarnya.
Menurut Jeanny, Pelatihan Finance Non Finance TPS mendorong pekerja agar mampu berperan lebih strategis dalam mendukung kinerja dan tata kelola perusahaan yang sehat.
Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus menjalankan program pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan internal maupun kerja sama dengan institusi eksternal, sejalan dengan visi perusahaan dalam meningkatkan profesionalisme dan daya saing di industri kepelabuhanan nasional.
Program pelatihan ini juga sejalan dengan praktik penguatan kompetensi pekerja yang banyak diterapkan di dunia industri dan lingkungan akademik, termasuk di Universitas Airlangga, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia.














