PAINAN, RELASI PUBLIK — Video artis orgen tunggal viral di sosial media yang diduga terjadi di Lumpo, Kecamatan IV Jurai, beberapa hari setelah Wakil Bupati Pesisir Selatan. Risnaldi Ibrahim sesumbar menyatakan tidak ada lagi orgen tunggal seperti dulu pada malam hari tanpa batas.
“Dari segi trantibum, kondisi hari ini yang dulunya seperti orgen tunggal yang tanpa batas, hari ini alhamdulillah, boleh dilihat oleh perantau kami nanti, mungkin tidak seperti yang dulu lagi, tidak ada lagi pada malam hari, ini semua kerjasama kita terutama formkompimda, Forkompimca, Porbi dan TNI tidak ada lagi, “sebut potongan video yang beredar di beberapa sosial media, ketika Risnaldi Ibrahim menyampaikan capaian prestasi yang diperoleh selama menjabat oleh pasangan Hendrajoni dan Risnaldi Ibrahim, dihadapan ribuan jamaah salat ied di lapangan Ilyas Yakub Painan. Sabtu. 21/03.
Sementara itu, hanya berselang beberapa jam saja, tepatnya pada Minggu malam, sebuah video dengan tarian erotis oleh beberapa artis orgen tunggal yang disebut sebut terjadi di Lumpo, Kecamatan IV Jurai, langsung menjadi buah bibir masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, dan sekaligus membuyarkan pemaparan Risnaldi Ibrahim sebagai Wakil Bupati setempat sewaktu pelaksanaan salat ied tersebut.
Karena, video yang beredar di sosial media atas beberapa orang artis orgen tunggal unjuk kebolehan menari dihadapan banyak penonton dan juga anak kecil di wilayah itu bertolak belakang dengan klaim yang disampaikan pada saat salat ied berlangsung.
Dimana, pada potongan video yang beredar, terdapat sekitar 5 orang artis orgen tunggal perempuan dan 3 orang artis laki-laki dengan mengenakan pakaian seksi, yakinnya sepaha dan dengan pakaian begini, menari bak penari diskotik yang dinilai tidak sesuai dengan etika serta norma adat dan budaya setempat.
Yang hingga hari ini masih saja menjadi buah bibir dikalangan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, terutama dikalangan netizen.
“Betapa mirisnya moral, di Nagari yang berlabel, adain basandi syarak, syarak basandi kitabullah.. Bahkan ketika di ingatkan perkara kebenaran pun, banyak juga manusia yg tidak terima.. Padahal itu sudah jelas dilarang Tuhan.. Lantas jika larangan Tuhan aja kalian abaikan, lalu hidup didunia ini ikut perintah siapa????, “tulis salah satu akun bernamandak dipermasalahkan do ndanda_1992.
“Acara orgen ko ndak bakal dibubarkan smo Pol PP ko do, ” Komentar dari akun bernama Agusrinaldy_1998.
“Tando nagari indak ado peran niniak mamak, kalau indak ado niniak mamak indak ado adaik, contoh Nagari indak baradaik, ditampek ambo ado lo orgen nyo, indak ado dipermasalahkan do selagi itu dalam batas yang wajar, wajar dalam baradaik minang kabau, ” Komentar dari akun dhaikyricsae.
Sementara itu, dikonfirmasi kepada wakil bupati Pesisir Selatan. Risnaldi Ibrahim, Rabu 25/03 melalui chat whatsapp pribadinya, tentang tanggapannya terhadap video viral seputar tarian erotis yang disebut-sebut terjadi di Lumpo, Kecamatan IV Jurai itu. Yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan alias bungkam.
Hingga berita ini di terbitkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi pemerintah dan juga wakil kepala daerah setempat. (Ferdi)














