Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Mahyeldi Pimpin Rakor Pemprov Sumbar dan Pemkab Dharmasraya, Perkuat Sinkronisasi Program

1
×

Mahyeldi Pimpin Rakor Pemprov Sumbar dan Pemkab Dharmasraya, Perkuat Sinkronisasi Program

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi memimpin rapat koordinasi di Dharmasraya
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat memimpin rapat koordinasi bersama Pemkab Dharmasraya di Auditorium Kantor Bupati, Rabu (18/03/2026).

SUMBAR, RELASI PUBLIK– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memimpin rapat koordinasi (rakor) antara jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Rabu (18/03/2026).

Rakor yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya ini bertujuan menyatukan arah pembangunan daerah melalui penguatan sinergi, harmonisasi, dan sinkronisasi program.

“Pertemuan ini kita inisiasi untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi, sehingga pembangunan ke depan bisa lebih efektif dan maksimal,” ujar Mahyeldi.

Dalam pemaparannya, Mahyeldi mengungkapkan kondisi ekonomi Sumatera Barat sepanjang tahun 2025 yang mengalami perlambatan. Pertumbuhan ekonomi yang sempat mencapai 4,6 persen pada triwulan I, menurun menjadi sekitar 1,7 persen pada triwulan IV.

“Salah satu penyebab utamanya adalah bencana alam yang berdampak cukup serius terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, Mahyeldi mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis. Ia menilai momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat menjadi pendorong kebangkitan ekonomi daerah, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Pergerakan kendaraan yang tinggi menunjukkan aktivitas ekonomi mulai tumbuh. Ini peluang yang harus kita tangkap bersama,” katanya.

Selain itu, dukungan pemerintah pusat melalui program mudik bersama dan kebijakan mudik gratis juga dinilai turut mendorong perputaran ekonomi di daerah. Faktor libur panjang serta meningkatnya keinginan masyarakat untuk pulang kampung pascabencana juga menjadi pemicu.

Di sisi lain, Mahyeldi menekankan pentingnya pemanfaatan peluang dari pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol, yang diyakini akan mempercepat konektivitas dan membuka akses ekonomi baru.

“Jika perputaran dana dari berbagai program pembangunan ini dapat dioptimalkan di Sumatera Barat, maka dampaknya akan sangat signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Untuk itu, ia mendorong penggunaan material lokal serta pelibatan kontraktor daerah agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain sektor infrastruktur, Mahyeldi juga menyoroti potensi sektor pertanian di Dharmasraya yang dinilai strategis untuk dikembangkan melalui penguatan hilirisasi industri.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan bahwa rakor ini sangat penting dalam memastikan keselarasan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Koordinasi dan sinkronisasi ini menjadi kunci agar program pembangunan berjalan selaras dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, khususnya melalui sektor pertanian, koperasi, dan UMKM.

“Kami berharap dari pertemuan ini lahir langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk kemajuan Dharmasraya,” katanya.

Rapat koordinasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan yang terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(adpsb/cen/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *