Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Kunker ke Kampung Durian Kadap, Ali Muda Disambut Haru Warga

24
×

Kunker ke Kampung Durian Kadap, Ali Muda Disambut Haru Warga

Sebarkan artikel ini
Ali Muda melaksanakan reses di Kampung Durian Kadap Pasaman
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan reses perorangan di Kampung Durian Kadap, Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, RELASI PUBLIK — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan reses perorangan dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Selasa (4 Februari 2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Durian Kadap II Sababalik, Jorong Durian Kadap, Nagari Bahagia, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.

Reses tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru, kekeluargaan, dan antusiasme warga. Kehadiran Ali Muda di tengah masyarakat kampung yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dinilai sebagai momen langka dan penuh harapan. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan mendesak yang selama ini dirasakan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi Partai Demokrat, Hazwar Habibi, tokoh masyarakat, ninik mamak, pemuda, serta kaum ibu. Hadir pula Ketua Kampung Durian Kadap, Lamo Siregar, dan Hatobangun Kampung, Ali Mudin, yang menjadi perwakilan aspirasi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Kampung Lamo Siregar menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ali Muda yang dinilainya sebagai wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat kampung.

“Kami merasa bangga dan terharu. Tidak semua wakil rakyat mau datang langsung melihat kondisi kampung kami. Kehadiran Bang Ali memberi harapan besar bagi masyarakat. Semoga aspirasi yang kami sampaikan benar-benar diperjuangkan,” ujar Lamo Siregar.

Hal senada disampaikan Hatobangun Kampung Durian Kadap, Ali Mudin. Dengan nada penuh harap, ia menyampaikan pesan sederhana namun bermakna kepada wakil rakyat yang hadir.
“Kami tidak banyak menuntut. Kami hanya ingin kampung ini diperhatikan. Pesan kami satu, Bang Ali: teruslah berbuat baik. Kalau niat baik dijaga, masyarakat akan selalu mendoakan,” ucapnya.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, di antaranya pembangunan jalan usaha tani Hasibuan, pembukaan jalan usaha tani Aek Bungun, pembangunan bendungan dan beronjong, beronjong di sekitar Masjid Al Ikhlas, pembangunan MCK Masjid Al Ikhlas, paving block halaman masjid, serta pengecoran jalan Sababalik. Aspirasi tersebut dinilai mendesak karena berkaitan langsung dengan akses ekonomi, keselamatan lingkungan, dan kenyamanan ibadah warga.

Menanggapi hal itu, Ali Muda, SH, yang akrab disapa Bang Ali, menegaskan bahwa reses bukan sekadar kewajiban formal anggota dewan, melainkan sarana mendengar dan memperjuangkan suara rakyat.

“Saya datang bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk mendengar, mencatat, dan memperjuangkan. Apa yang disampaikan hari ini adalah amanah masyarakat, dan akan saya bawa ke tingkat provinsi,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat yang membidangi ekonomi, Ali Muda menilai pembangunan jalan usaha tani dan infrastruktur dasar merupakan fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nagari.

“Kalau akses pertanian lancar, ekonomi bergerak. Pembangunan sosial dan ekonomi harus berjalan seiring demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *