PUNGGASAN TIMUR— Pemerintah Nagari Punggasan Timur terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Salah satunya dengan menjalin sinergi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Linggo Sari Baganti.
Kegiatan koordinasi ini berlangsung di kantor wali nagari dan dihadiri langsung oleh Wali Nagari Punggasan Timur, Arif Jumardi. Turut mendampingi Sekretaris Nagari, Zainul Aripin, serta Kepala Seksi Kesejahteraan, Syamsul Bahri.
Dari pihak BPP Linggo Sari Baganti, koordinasi diwakili oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nagari Punggasan Timur, Gusrianto.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, terutama terkait upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi pengelolaan pertanian masyarakat. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi pola tanam padi serta kesiapan petani dalam memasuki musim tanam.
Wali Nagari Punggasan Timur, Arif Jumardi, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah nagari dan tenaga penyuluh dalam memberikan pendampingan kepada petani.
“Kita ingin memastikan masyarakat yang turun ke sawah memiliki perencanaan yang baik, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, hingga penggunaan pupuk yang tepat. Dengan begitu, hasil pertanian bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Selain itu, persoalan distribusi pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian serius dalam koordinasi tersebut. Selama ini, petani kerap menghadapi kendala dalam memperoleh pupuk secara tepat waktu dan sesuai kebutuhan.
Melalui koordinasi ini, diharapkan sistem distribusi pupuk dapat lebih tertata, transparan, dan tepat sasaran, sehingga tidak lagi menyulitkan petani.
Penyuluh Pertanian Lapangan, Gusrianto, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan intensif kepada petani, baik melalui penyuluhan langsung maupun penguatan kelompok tani.
“Kami akan terus melakukan pembinaan agar petani memahami teknik budidaya yang lebih efektif, termasuk pemanfaatan pupuk yang sesuai dosis dan anjuran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Nagari juga mendorong agar kelompok tani lebih aktif dalam berkoordinasi dengan penyuluh, sehingga setiap permasalahan di lapangan dapat segera ditangani.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan sektor pertanian di Nagari Punggasan Timur tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. (Anto)














