PESISIR SELATAN, RELASI PUBLIK — Jembatan darurat Pessel dibangun oleh anggota Kodim 0311/Pesisir Selatan bersama masyarakat dan unsur terkait pascabanjir bandang dan tanah longsor yang memutus akses penghubung antar kampung di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Jembatan darurat tersebut dibangun untuk menghubungkan kembali Kampung Limau-Limau dengan Kampung Ngalah Gadang yang sebelumnya terisolasi akibat rusaknya infrastruktur penghubung. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong pada Kamis (11/12/2025), melibatkan personel TNI, aparat nagari, serta masyarakat setempat.
Komandan Kodim 0311/Pesisir Selatan, Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T., M.Han, mengatakan pembangunan jembatan darurat Pessel ini merupakan langkah cepat untuk memulihkan mobilitas warga pascabencana. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan jembatan darurat ini sangat penting agar mobilitas warga kembali lancar dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” ujar Letkol Czi Theodurus Sambua di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, selain sebagai jalur utama aktivitas warga, jembatan darurat Pessel juga difungsikan sebagai akses penting untuk penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak, khususnya di Kampung Ngalah Gadang yang sebelumnya sulit dijangkau.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam rangka pembinaan teritorial. Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi salah satu butir Delapan Wajib TNI, yakni mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
“Upaya ini mencerminkan eratnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat pascabencana,” tegasnya.
Warga setempat menyambut baik pembangunan jembatan darurat tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu karena akses antar kampung kembali terbuka, sehingga aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan rumah tangga, dapat kembali berjalan.
Dengan berfungsinya jembatan darurat ini, akses warga kini kembali terbuka sambil menunggu kebijakan pemerintah daerah terkait pembangunan jembatan permanen di masa mendatang.
Selain memulihkan akses antar kampung, keberadaan jembatan darurat ini juga sangat membantu anak-anak sekolah, petani, serta pedagang kecil dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalur penghubung yang kembali terbuka dinilai mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga pascabanjir. Kodim 0311/Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. (Syahrul)














