Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TERBARU

Kadiv Humas Polri Dialog dengan Pimpinan Media di Retret PWI

20
×

Kadiv Humas Polri Dialog dengan Pimpinan Media di Retret PWI

Sebarkan artikel ini
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir berdialog dengan pimpinan media pada Retret PWI di Bogor
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir bersalaman dengan pimpinan media dalam Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara PWI di Rumpin, Bogor.

BOGOR, RELASI PUBLIK — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir bersilaturahmi dan berdiskusi dengan para pimpinan media massa dalam kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) di Pusat Pendidikan Bela Negara Kemhan RI, Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/1/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Irjen Pol Johnny Edison Isir yang baru dilantik sebagai Kadiv Humas Polri memperkenalkan diri sekaligus menyapa para wartawan peserta retret. Peraih Adhimakayasa Akpol 1996 itu berdiskusi langsung dengan insan pers mengenai peran strategis media massa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di tengah tantangan era digital.

Pada kesempatan tersebut, Kadiv Humas Polri mengapresiasi kerja jurnalistik yang selama ini dijalankan wartawan dalam membangun narasi publik yang sehat serta mengedukasi masyarakat melalui karya-karya jurnalistik yang konstruktif dan berimbang.

“Ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa wartawan memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Irjen Pol Johnny Edison Isir.

Ia menegaskan, dalam sistem demokrasi yang berlandaskan hukum, pers memiliki posisi penting sebagai salah satu pilar utama. Oleh karena itu, kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh elemen bangsa.

“Dalam negara demokrasi yang berlandaskan hukum, pers adalah salah satu pilar utama. Kebebasan pers merupakan amanat konstitusi yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Meski demikian, Johnny Edison Isir mengingatkan bahwa kebebasan pers tidak terlepas dari tanggung jawab. Profesionalisme, kepatuhan terhadap hukum, serta ketaatan pada Kode Etik Jurnalistik menjadi fondasi utama agar pers tetap dipercaya publik.

“Kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hukum dan etika jurnalistik,” pungkasnya.

Kegiatan silaturahmi dan diskusi ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers dalam menjaga ruang publik yang sehat, informatif, serta mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *