Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Tanah Datar

Tanah Datar Menggila di Arena Pencak Silat Porprov XVI, Sabet 3 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu

3
×

Tanah Datar Menggila di Arena Pencak Silat Porprov XVI, Sabet 3 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu

Sebarkan artikel ini

sumbar.relasipublik.com // Payakumbuh 

Kontingen pencak silat Kabupaten Tanah Datar menunjukkan performa gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Tampil pada partai final yang digelar di Gedung Serba Guna Politani Payakumbuh, Kamis (8/10), Tanah Datar berhasil mengoleksi 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Perolehan tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan pencak silat Tanah Datar tidak hanya bertumpu pada satu nomor, tetapi merata di sejumlah kelas yang dipertandingkan. Para pesilat tampil penuh determinasi hingga mampu menembus partai puncak dan membawa pulang medali dari ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Official tim pencak silat Tanah Datar, Hasrinaldi, SH.I, MH, mengatakan pihaknya menurunkan 18 atlet untuk 18 kelas yang dipertandingkan. Para atlet tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni kategori laga atau tanding serta kategori seni.

“Tanah Datar menurunkan 18 atlet untuk 18 kelas. Kita mengikuti dua kategori, yaitu laga atau tanding dan seni. Alhamdulillah, hasil yang diraih hari ini cukup membanggakan dengan tiga emas, satu perak dan satu perunggu,” ujar Hasrinaldi.

Tiga medali emas Tanah Datar masing-masing dipersembahkan Alfaruq Maulana Habibi dari kelas I putra, Aulia Refni G dari kelas E putri, dan Yuni Utari dari kelas A putri.

Alfaruq Maulana Habibi memastikan emas setelah berhasil menundukkan pesilat dari Kota Padang pada partai final. Sementara Aulia Refni G tampil solid di kelas E putri dan mengalahkan atlet Padang Pariaman untuk mengamankan medali emas.

Sedangkan emas ketiga dipersembahkan Yuni Utari dari kelas A putri. Ia berhasil mengatasi perlawanan pesilat Kota Payakumbuh dalam laga final.

Di luar tiga medali emas tersebut, Tanah Datar juga mendapatkan satu medali perak melalui Arumi Indriani di kelas F putri.

Arumi harus mengakhiri perjuangannya dengan medali perak setelah mengalami cedera pada tangan kanan saat pertandingan. Meski demikian, kondisi Arumi langsung mendapat penanganan.

“Begitu pertandingan selesai, Arumi langsung kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan. Alhamdulillah, kondisinya tidak fatal,” jelas Hasrinaldi.

Sementara itu, Nafis Amriansyah menyumbangkan medali perunggu untuk Tanah Datar setelah tampil di kelas C putra.

Dengan torehan tiga emas, satu perak dan satu perunggu, tim pencak silat Tanah Datar menutup perjuangannya di arena Porprov XVI dengan catatan positif. Raihan tersebut sekaligus memperlihatkan konsistensi pembinaan atlet pencak silat Tanah Datar yang mampu melahirkan pesilat-pesilat kompetitif di berbagai kelas.

Hasrinaldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal, termasuk mereka yang belum berhasil meraih medali.

Menurutnya, hasil yang diraih bukan semata-mata angka di papan perolehan medali, tetapi buah dari proses latihan, disiplin, perjuangan dan keberanian para atlet menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

“Yang terpenting, seluruh atlet sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Tiga emas, satu perak dan satu perunggu ini tentu menjadi kebanggaan bagi Tanah Datar. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan pencak silat ke depan,” pungkasnya.(d13)