Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHPARIWISATATERBARUTraveling

Gubernur Sumatera Barat Sambut Kehadiran Tazkia Tours and Travel di Padang

330
×

Gubernur Sumatera Barat Sambut Kehadiran Tazkia Tours and Travel di Padang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharulla saat melakukan penguntingan pita menandai peresmian berdirinya Tazkia Cabang Padang di Jalan KIS Mangunsarkoro Jati Baru, Kota Padang, (Foto dok adpsb)

PADANG, RELASI PUBLIK — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik kehadiran Tazkia Tours and Travel Cabang Padang sebagai opsi baru bagi masyarakat Sumbar untuk beribadah haji dan umrah, serta tur perjalanan lainnya. Kehadiran Tazkia juga sangat sejalan dengan tekad Pemprov Sumbar dalam pengembangan pariwisata serta ekonomi dan keuangan syariah.

Hal itu disampaikan Gubernur saat meresmikan berdirinya Tazkia Cabang Padang di Jalan KIS Mangunsarkoro Jati Baru, Kota Padang, Rabu (29/05/2024). Dari pihak Tazkia, hadir langsung Prof. Muhammad Syafii Antonio selaku pendiri Tazkia, yang juga dikenal sebagai salah satu guru besar perbankan syariah di Indonesia.

“Kita sangat bersyukur akan kehadiran Tazkia di Sumbar. Kehadiran ini akan menjadi salah satu pilihan yang tentu memberikan kemudahan bagi masyarakat kita yang hendak melaksanakan haji plus atau umrah. Selain itu, Tazkia juga melayani paket perjalanan, ticketing, serta pelayanan outbound dan inbound,” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur juga menyebutkan, saat ini Sumbar sangat fokus dalam pengembangan bisnis pariwisata serta ekonomi dan keuangan syariah. Ini termasuk memastikan bahwa Bandara Internasional Minangkabau (BIM) terus berkembang dalam pelayanan penerbangan internasional, mengembangkan destinasi wisata lama dan menambah destinasi baru, menarik investor, hingga meningkatkan aktivitas industri ekonomi dan keuangan syariah.

“Fokus kita pada industri ekonomi dan keuangan syariah juga merupakan wujud pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Sumatera Barat. Di dalam undang-undang tersebut, jelas disebutkan bahwa salah satu karakteristik masyarakat di Sumbar adalah penerapan falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK),” tambah Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur menilai kehadiran Tazkia di Sumbar, yang juga dikenal sebagai lembaga aktif dalam ekonomi dan perbankan syariah, sangat sejalan dengan tekad Pemprov Sumbar. Terlebih, beberapa waktu lalu Sumbar juga menerima penghargaan Juara Umum pada Anugerah Adinata Syariah sebagai provinsi dengan pengembangan industri halal terbaik di Indonesia.

“Semoga kehadiran Tazkia Cabang Padang dapat terus mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar, dan semakin mempertegas posisi Sumbar sebagai provinsi terdepan dalam pengembangan industri halal,” ucap Gubernur yang didampingi oleh Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Al Amin. (adpsb/isq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *