PADANG XI PUNGGASAN — Warga Nagari Padang XI Punggasan kembali menggelar gotong royong (goro) untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan Bukit Duat, Kampung Akat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari perbaikan jalan yang sebelumnya dilakukan di kawasan Batu Cancang. Kedua lokasi tersebut saling berdekatan dan menjadi akses utama masyarakat Kampung Akat, serta menjadi jalur yang kerap dilalui masyarakat Kenagarian Punggasan menuju lahan perkebunan mereka di kawasan tersebut.
Jalan tersebut memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat. Selain digunakan sebagai akses keluar-masuk permukiman, jalur ini juga menjadi sarana utama untuk mengangkut hasil perkebunan seperti karet, pala, serta berbagai komoditas hortikultura lainnya.
Namun, kondisi jalan yang rusak cukup parah selama ini kerap menjadi kendala, terutama saat musim hujan. Jalan yang berlumpur dan licin membuat kendaraan sulit melintas, bahkan sering menghambat distribusi hasil pertanian masyarakat.
Sejak pagi hari, warga terlihat antusias mengikuti kegiatan goro. Dengan peralatan sederhana, mereka bahu-membahu menimbun jalan yang berlubang dan meratakan permukaan jalan agar lebih layak dilalui.
Wali Nagari Padang XI Punggasan, Rasionil, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat. Ia menilai gotong royong menjadi solusi nyata dalam mengatasi keterbatasan pembangunan infrastruktur di tingkat nagari.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kekompakan warga yang secara swadaya melakukan perbaikan. Mudah-mudahan ke depan bisa mendapatkan perhatian untuk pembangunan permanen,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Tamas (60), menyebutkan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Setiap hari kami melewati jalan ini untuk ke kebun. Kalau jalannya rusak, tentu sangat menyulitkan, apalagi saat membawa hasil seperti karet dan pala,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan jalan secara permanen agar aktivitas masyarakat semakin lancar.
Melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat berharap kondisi jalan di kawasan Bukit Duat dan Batu Cancang dapat semakin baik, sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat juga berharap Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Pesisir Selatan segera menanggapi kondisi ini melalui program pembangunan yang konkret, agar perbaikan jalan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti kuat bahwa nilai gotong royong masih terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam membangun nagari. ( Anto)














