Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Lahat

Dandim 0405/Lahat Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Melalui Berbagai Program Strategis Ini

×

Dandim 0405/Lahat Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Melalui Berbagai Program Strategis Ini

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com | Lahat – ​Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan di daerah.

Hal tersebut tercermin dari kiprah Letkol Inf David Jihandika Herry Wijayanto, S.H., M.Sos., selaku Komandan Kodim (Dandim) 0405/Lahat yang terus memperkuat sinergi antara militer dan rakyat melalui berbagai program strategis di Kabupaten Lahat.

​Di balik dedikasinya memimpin satuan kewilayahan, Letkol Inf David Jihandika memiliki rekam jejak pengabdian dan karir militer yang panjang serta sarat pengalaman.

Dalam perbincangan santai di Podcast PWI Lahat, Sabtu (15/08/26). Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2006 ini memulai langkah militernya sebagai Pama Pussenif Kodiklat pada tahun 2006 dan Pama Kostrad pada tahun 2007.

Perjalanan jabatannya terus menanjak melalui berbagai penugasan taktis, mulai dari Danton I/C 503/R/2 Kostrad (2008), Danton II/A/509/9/2 Kostrad (2008), hingga dipercaya mengemban posisi strategis seperti Kasi Siaplat Baginsapsat Sdirbinsen Pussenif Kodiklat (2016), Kasiops Korem 171/PVT Kasrem 171 (2018), Pamen Pussenif (2019), Pabandya Dokinfo/Slat Spabandya-2/Pamsmat/Bradiat Splan(2000), hingga Pasi Kasipam Sintel Divif 2 Kostrad (2022) dan Pabandya Pam Sintel Kostrad (2023). Sebelum memegang tongkat komando di Lahat, ia sukses mengemban amanah sebagai Danyonif 502/UY/18/2 Kostrad (2025).

​Tidak hanya di dalam negeri, perwira menengah dengan pangkat Letnan Kolonel (terhitung mulai tanggal 01-04-2025) ini juga berpengalaman dalam kancah operasi militer dan penugasan internasional.

Rekam jejak operasionalnya mencakup Satgas Poso (2015), Satgas Rajawali II (2025), hingga misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNIFIL (2012 dan 2019), Program Exchange (2014), serta Latma Jorit (2018).

​Pembangunan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan

​Tahun 2026 menjadi tahun yang krusial dan produktif bagi jajaran Kodim 0405/Lahat di bawah kepemimpinannya. Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur vital melalui pengerjaan enam proyek Jembatan Garuda.

Proyek ini tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari Jembatan Gantung di Desa Muara Empayang (Kikim Timur), Jembatan Beton Desa Lubuk Seketi 1 dan 2 (Kikim Barat), Jembatan Armco di Desa Pagar Batu (Pulau Pinang), Jembatan Armco di Desa Lubuk Pedaro (Merapi Selatan), hingga Jembatan Beton Desa Pagar Batu (Pulau Pinang).

​Selain akses penghubung wilayah, Kodim 0405/Lahat juga menggenjot program TNI Manunggal Air Bersih guna mengatasi krisis air di pelosok desa melalui pembangunan infrastruktur sumur bor, instalasi pipa, dan penampungan air.

​Tidak hanya infrastruktur fisik, sektor ketahanan pangan turut menjadi atensi utama. Di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Lahat, Kodim Lahat mengimplementasikan program konkret di tiga bidang sekaligus:

​Bidang Perikanan: Mengembangkan 23 unit kolam ikan bioflog yang menampung sekitar 12.000 ekor ikan lele dan patin.

​Bidang Pertanian: Mengelola lahan seluas 0,4 hektare untuk tanaman jagung serta 1 hektare untuk budidaya pepaya California.

​Bidang Peternakan: Memelihara 40 ekor ayam petelur dan 100 ekor itik petelur.

​Pendampingan Sosial, Pengentasan Stunting, dan Pelestarian Alam

​Di luar tugas pokok pertahanan, jajaran Kodim 0405/Lahat aktif terlibat dalam rehabilitasi fasilitas pendidikan dan sosial. Melalui program TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Desa Lubuk Tampang (Kikim Timur), Kodim melaksanakan rehabilitasi rumah sekolah TK, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit bagi masyarakat yang paling membutuhkan, serta pendampingan rehab sekolah di SMKN 1 Jarai, SMK Muhammadiyah Pagaralam, SMKN 2 Lahat, dan SMKN 2 Pagaralam.

​Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat juga diwujudkan lewat aksi nyata pencegahan dan penurunan stunting. Sebanyak 100 paket sembako khusus penanganan stunting dibagikan kepada warga di Desa Lubuk Tampang dalam rangkaian program TMMD tersebut.

​Komitmen terhadap lingkungan hidup pun tidak luput dari perhatian. Melalui gerakan “Indonesia Asri” yang rutin digelar setiap hari Jumat di seluruh jajaran Koramil, serta kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Muspida setempat, ribuan pohon buah dan pohon keras telah ditanam sejak tahun 2024 hingga pengerahan lanjutan di Desa Lubuk Tampang pada TMMD 2026.

Seluruh langkah nyata ini menegaskan dedikasi TNI dalam merawat alam demi masa depan generasi penerus di Kabupaten Lahat. ((EY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *