Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Bupati Hendrajoni Lantik 4.191 PPPK Paruh Waktu 

23
×

Bupati Hendrajoni Lantik 4.191 PPPK Paruh Waktu 

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 4.191 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. (Dok. WH,)

PAINAN, RELASI PUBLIK – Suasana haru menyelimuti GOR Ilyas Yacub Painan, Selasa (30/12/2025), saat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 4.191 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. 

Ribuan peserta yang selama bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga honorer tampak tak kuasa menahan air mata ketika akhirnya memperoleh kepastian status pengabdian mereka.

Pelantikan tersebut mencakup 687 tenaga kesehatan, 2.346 tenaga teknis, dan 1.158 tenaga guru. Bagi sebagian besar dari mereka, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan jawaban atas penantian panjang yang diwarnai ketidakpastian, pengabdian tanpa lelah, dan harapan yang terus dijaga.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH., MH. dalam sambutannya menegaskan bahwa keputusan mengangkat ribuan PPPK paruh waktu bukanlah hal yang mudah, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah. Namun, pemerintah daerah memilih untuk tetap hadir dan berpihak kepada para tenaga honorer yang selama ini setia melayani masyarakat.

“Pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Saudara-saudara telah memilih jalan pengabdian sebagai aparatur negara,” ujar Hendrajoni, disambut tepuk tangan panjang dari peserta pelantikan.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni juga menekankan bahwa angka 4.191 bukan sekadar data administratif, melainkan ribuan kisah pengabdian—tenaga kesehatan yang setia melayani pasien, guru yang mendidik generasi muda di pelosok daerah, serta tenaga teknis yang memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

Secara khusus, Bupati berpesan kepada tenaga kesehatan agar menjadi garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan pelayanan yang humanis dan menjunjung tinggi etika profesi. 

Kepada tenaga guru, ia menitipkan masa depan generasi daerah dengan harapan agar pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter dan nilai moral.

Sementara kepada tenaga teknis, Hendrajoni menegaskan peran strategis mereka dalam menjaga kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia mendorong agar para pegawai terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, serta menjaga loyalitas dalam menjalankan tugas.

Menutup sambutannya, Bupati Pesisir Selatan mengingatkan seluruh PPPK bahwa status yang disandang membawa tanggung jawab besar. 

“Jalankan amanah yang ini dengan sepenuh hati, disiplin, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Di antara ribuan PPPK yang dilantik, Rini (44), seorang tenaga honorer yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun di salah satu Dinas, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku momen pelantikan tersebut menjadi hari yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Selama belasan tahun kami mengabdi dengan penuh keterbatasan dan tanpa kepastian. Hari ini saya merasa perjuangan itu akhirnya dihargai. Ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk keluarga yang selalu mendoakan,” ujar Rini dengan mata berkaca-kaca.

Menurutnya, status sebagai PPPK menjadi penyemangat baru untuk terus mengabdi dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di Pesisir Selatan. Ia berharap kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah dapat dibalas dengan kinerja dan dedikasi yang lebih baik. (WH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *