PUNGGAASAN TIMUR— Pemerintah Nagari Punggasan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2026 kepada masyarakat penerima manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan untuk periode Januari hingga Maret dan dilaksanakan pada Selasa (17/3/2026).
Berbeda dengan pola penyaluran biasa, kali ini bantuan diserahkan secara door to door atau langsung ke rumah warga. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah nagari agar bantuan benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi warga lanjut usia, sakit menahun, serta masyarakat dengan keterbatasan transportasi kendaraan.
Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima untuk tiga bulan mencapai Rp600 ribu per KPM.
Penyaluran BLT tersebut dipimpin langsung oleh Wali Nagari Punggasan Timur, Arif Jumardi, S.E., bersama jajaran perangkat nagari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bamus Nagari Punggasan Timur, Syamsul Bahri beserta anggota, serta Pendamping Lokal Desa, Rapika Pulrianto.
Dalam kesempatan itu, Wali Nagari menyampaikan bahwa metode penyaluran door to door dipilih untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mengakses bantuan.
“Melalui sistem ini, kita ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga lansia dan yang sedang sakit,” ujarnya.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan kepada sejumlah warga yang tergolong rentan, di antaranya seorang nenek berusia 90 tahun warga Kampung Koto Langang, Siyar (91) warga Kampung Tengah Padang, serta Osmawati (57) warga Koto Langang yang tengah menderita sakit menahun.
Sebanyak 23 KPM tercatat menerima BLT Dana Desa dalam penyaluran kali ini. Pemerintah nagari berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta meringankan beban ekonomi di tengah berbagai tantangan yang ada.
Selain itu, pemerintah nagari juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial agar lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
“BLT ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” tutup Wali Nagari. (Anto)














