Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHPENDIDIKANTERBARU

Bupati Asahan Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kualitas Layanan PAUD

4
×

Bupati Asahan Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kualitas Layanan PAUD

Sebarkan artikel ini
Bunda Paud Asahan mengukuhkan Pokja Bunda Paud.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan dan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan itu dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri SE, M.Si, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Bunda PAUD tingkat kecamatan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri menyampaikan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki fungsi penting dalam membantu pelaksanaan program pendidikan anak usia dini di daerah.

Pokja tersebut bertugas mendukung Bunda PAUD dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan koordinasi berbagai program untuk mewujudkan layanan PAUD yang holistik, integratif, dan berkualitas.

Musa menjelaskan, upaya peningkatan layanan juga perlu diikuti dengan perluasan akses pendidikan. Dengan demikian, setiap anak di Kabupaten Asahan diharapkan memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh layanan pendidikan sejak usia dini.

Ia turut menyoroti pentingnya membangun kemitraan dengan keluarga, masyarakat, organisasi mitra, pemangku kepentingan, serta perangkat pemerintah daerah. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program PAUD.

Sementara itu, Bupati Asahan dalam bimbingan dan arahannya menyatakan bahwa Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam menggerakkan berbagai komponen dan sumber daya di wilayah masing-masing untuk mendukung Gerakan Nasional PAUD Berkualitas.

Menurutnya, pelaksanaan peran tersebut mencakup kegiatan advokasi, sosialisasi, koordinasi lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah-langkah itu diperlukan untuk mendorong pemerataan akses serta peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Bupati juga menegaskan bahwa Bunda PAUD bukan hanya berfungsi sebagai penggerak program pendidikan, melainkan turut berperan sebagai ibu asuh yang memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ia menyampaikan bahwa layanan PAUD harus menyediakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung penguatan enam kemampuan fondasi anak, meliputi nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, kemampuan kognitif, serta kemampuan motorik.

Bupati berharap Bunda PAUD tingkat kecamatan dapat membangun koordinasi yang baik dengan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Asahan dalam merencanakan dan melaksanakan program sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan PAUD serta mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas pada masa mendatang.(is)