ASAHAN, RELASI PUBLIK — Sebanyak 43 desa di 18 kecamatan di Kabupaten Asahan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai tahapan dan ketentuan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si bersama unsur Forkopimda melakukan peninjauan langsung, Rabu (7/10/2026).
Peninjauan dilakukan di Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman dan Desa Gedangan, Kecamatan Pulau Bandring, sekitar pukul 10.00 WIB.
Bupati Asahan mengatakan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan proses demokrasi di tingkat desa berlangsung tertib, aman dan lancar. “Hari ini kita melaksanakan peninjauan secara langsung pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di beberapa desa, di antaranya Desa Punggulan Kecamatan Air Joman dan Desa Gedangan Kecamatan Pulau Bandring,” ujar Taufik.
Selain melihat pelaksanaan di lapangan, peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi keamanan serta memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Taufik mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung. Ia meminta seluruh pihak menghormati proses demokrasi dan menerima hasil pemilihan dengan penuh kedewasaan.
Pemerintah daerah, kata dia, berharap siapapun yang memperoleh kepercayaan masyarakat nantinya dapat menjalankan tugas sebagai kepala desa secara bertanggung jawab. “Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Kepala Desa, kita harapkan dapat memimpin desanya dengan baik, membangun desa dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Namun, kondisi tersebut telah diantisipasi oleh aparat keamanan. “Memang ada beberapa titik yang rawan, tetapi hal tersebut sudah diantisipasi oleh Polres Asahan bersama jajaran TNI dan pihak keamanan lainnya,” jelasnya.
Koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian dan TNI diharapkan mampu menjaga situasi tetap aman hingga seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 berakhir.
Bupati juga menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban. Pilkades, menurutnya, bukan hanya momentum memilih pemimpin desa, tetapi juga bagian dari proses demokrasi yang harus dilaksanakan dengan menjunjung kebersamaan.
Dalam kegiatan peninjauan tersebut turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Danyon 126/KC, perwakilan Kajari Asahan, perwakilan Danlanal TBA serta sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Asahan.
Peninjauan pelaksanaan Pilkades di dua desa tersebut berlangsung aman dan lancar. Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda terus melakukan pengawasan dan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian Pilkades Serentak Tahun 2026 berjalan sukses.(is)











