PAINAN, RELASI PUBLIK — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 100 unit sepanjang tahun 2026.
Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonando, menyampaikan bahwa target tersebut dapat tercapai apabila pengumpulan zakat mampu menembus angka sekitar Rp12,5 miliar hingga akhir tahun.
“Dengan catatan, pengumpulan zakat kita mencapai sekitar Rp12,5 miliar di akhir tahun,” ujarnya, Senin (30/3/2026) di ruang kerjanya di Painan.
Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir target program tersebut kerap tidak tercapai karena realisasi pengumpulan zakat belum memenuhi harapan.
“Mayoritas pengumpulan zakat hanya berkisar Rp9,6 hingga Rp9,8 miliar. Dengan kondisi itu, program RTLH hanya bisa direalisasikan sekitar 85 unit,” tambahnya.
Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan potensi pengumpulan zakat di daerah tersebut. Menurutnya, masih terdapat potensi zakat yang belum tergarap secara optimal.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Bupati, semoga ke depan potensi zakat yang ada bisa dimaksimalkan,” tuturnya.
Selain program RTLH, Baznas Pesisir Selatan juga menjalankan sejumlah program rutin setiap tahun, di antaranya beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, bantuan bagi pasien miskin, penanganan kebencanaan, program dai Ramadan, iftar, penanganan stunting, dukungan UMKM, pemberdayaan mualaf, serta bantuan bagi masyarakat terlantar.
“Program yang menyerap anggaran terbesar adalah bedah rumah, beasiswa, dan bantuan pasien miskin,” tutupnya. (Ferdi)














