Painan, RelasiPublik.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kunjungan ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesisir Selatan di Gedung Painan Convention Center, pada Senin (14/09).
Kunjungan dipimpin anggota Bawaslu Nurmaidi dan Bambang Putra Niko, serta didampingi Kepala Sekretariat Rinaldi dan staf Naimul Qisman. Rombongan diterima oleh Ketua PWI Robby Oktora Romanza, Sekretaris Rega Desfinal dan Bendahara Riko, serta sejumlah pengurus lainnya.
Anggota Bawaslu Pesisir Selatan, Bambang Putra Niko, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara lembaga pengawas Pemilu dan insan pers dalam mendukung pelaksanaan Pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas.
Menurut Niko, pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu kepemiluan, terutama mengenai peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
“Media memiliki posisi strategis dalam mengawal demokrasi. Pemberitaan yang berpedoman pada fakta dan kode etik jurnalistik dapat membantu masyarakat memahami proses Pemilu sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang keliru atau menyesatkan,” kata Niko.
Ia menjelaskan, pengawasan Pemilu dari perspektif hukum tidak semata-mata berkaitan dengan menemukan dan menindak dugaan pelanggaran. Pengawasan juga diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan kepemiluan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Anggota/Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Pesisir Selatan, Nurmaidi, mengatakan terdapat kesamaan nilai yang menjadi benang merah antara Bawaslu dan PWI, yakni sama-sama memiliki peran dalam menjaga kehidupan demokrasi yang lebih baik.
Menurutnya, sejarah mencatat reformasi telah membuka ruang kebebasan yang kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan demokrasi di Indonesia. Kebebasan tersebut, kata dia, perlu diiringi dengan tanggung jawab agar tetap berada dalam koridor kepentingan publik.
“Oleh karena itu, sinergi Bawaslu dan PWI diharapkan dapat memperkuat pendidikan politik masyarakat, meningkatkan kesadaran hukum Pemilu, serta mendorong partisipasi publik dalam pengawasan,” ujar Nurmaidi.
Ia menambahkan, media memiliki peran penting sebagai mitra Bawaslu dalam menyampaikan informasi pengawasan kepada masyarakat. Di sisi lain, media membutuhkan informasi yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar menghasilkan pemberitaan kepemiluan yang berkualitas.
“Bawaslu membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pengawasan kepada masyarakat. Sebaliknya, media membutuhkan informasi yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk menghasilkan pemberitaan yang berkualitas,” ungkapnya.
Nurmaidi berharap komunikasi dan kolaborasi antara Bawaslu dan PWI setempat dapat terus diperkuat. Sinergi dinilai penting untuk bersama-sama menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan mendorong terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Ketua PWI Kabupaten Pesisir Selatan, Robby Oktora Romanza, menyambut baik kunjungan jajaran Bawaslu Pesisir Selatan.
Ia mengatakan pengurus PWI sejak awal berkomitmen membangun soliditas, baik di internal organisasi maupun dalam hubungan eksternal dengan berbagai pihak.
“PWI Pesisir Selatan terus berupaya membangun soliditas internal sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Robby.
Ia berharap PWI Pesisir Selatan dapat meningkatkan hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, penguatan hubungan tersebut tetap harus berjalan dengan menjaga independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Hubungan kelembagaan perlu terus dibangun, tetapi independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial harus tetap dijaga,” tutupnya.













