Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMAINTERNASIONALTeknologiTERBARU

Alibaba Cloud Olimpiade Milano Cortina 2026

23
×

Alibaba Cloud Olimpiade Milano Cortina 2026

Sebarkan artikel ini
Alibaba Cloud mendukung siaran Olimpiade Milano Cortina 2026 dengan teknologi cloud dan AI
Kolaborasi Alibaba Cloud dengan IOC dan OBS menghadirkan teknologi cloud dan AI untuk meningkatkan pengalaman siaran Olimpiade Milano Cortina 2026.

 ITALY, RELASI PUBLIK — Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group, kembali memperkuat perannya dalam penyelenggaraan Olimpiade dengan menggandeng Olympic Broadcasting Services (OBS) dan International Olympic Committee (IOC) pada Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.

Kemitraan ini melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sejak Olimpiade Tokyo 2020, Beijing 2022, dan Paris 2024. Melalui penerapan teknologi cloud dan kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut, IOC terus mendorong transformasi siaran Olimpiade menuju sistem berbasis cloud dan AI untuk meningkatkan pengalaman menonton, efisiensi operasional, serta pengelolaan konten Olimpiade secara global.

Senior Vice President Alibaba Cloud Intelligence Group sekaligus Presiden Bisnis Internasional Alibaba Cloud, Dr. Feifei Li, mengatakan setiap Olimpiade menghadirkan tantangan tersendiri dari sisi skala, geografis, hingga kompleksitas teknis.

“Untuk Milano Cortina 2026, kami menerapkan kapabilitas cloud dan AI guna menghadirkan siaran yang lebih dinamis, alur kerja yang lebih efisien, serta menjadikan momen Olimpiade lebih mudah diakses oleh penonton di seluruh dunia,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Replay Lebih Imersif dan Cepat

Pada Milano Cortina 2026, Alibaba Cloud menghadirkan sistem Real-Time 360º Replay generasi terbaru yang mampu menampilkan tayangan ulang secara imersif dengan pergerakan kamera yang halus dan efek visual stroboskopik. Didukung algoritma AI yang mampu memisahkan atlet dari latar kompleks seperti salju dan es, sistem ini memungkinkan rekonstruksi tiga dimensi dalam waktu 15–20 detik, cukup cepat untuk siaran langsung.

Teknologi ini akan diterapkan pada 17 cabang olahraga, termasuk hoki es, ski gaya bebas, seluncur indah, dan lompat ski. Selain fitur Bullet Time, kini hadir pula Spacetime Slices yang menampilkan beberapa fase gerakan atlet dalam satu gambar komposit untuk membantu penonton memahami teknik dan performa atlet secara lebih mendalam.

Sistem Media Otomatis Berbasis AI

OBS juga tengah mengembangkan Automatic Media Description (AMD) System yang ditenagai model bahasa besar (LLM) Qwen milik Alibaba. Sistem ini mampu mengidentifikasi atlet, momen penting, serta memberi deskripsi dan penandaan video secara otomatis hanya dalam hitungan detik, sehingga memangkas proses manual secara signifikan.

Melalui pencarian berbasis bahasa alami, tim OBS dapat menemukan konten tertentu secara instan, mempercepat produksi dan distribusi cerita Olimpiade lintas platform.

Standar Baru Siaran Berbasis Cloud

Siaran berbasis cloud semakin menjadi standar utama. Pada Milano Cortina 2026, platform OBS Live Cloud akan melayani 39 penyiar dengan total 428 siaran video langsung, termasuk 26 siaran ultra-high definition, serta 72 saluran audio.

Untuk pertama kalinya, Olympic Video Player (OVP) akan menghadirkan siaran langsung definisi tinggi menggunakan infrastruktur Alibaba Cloud, memungkinkan penyiar skala kecil mengakses layanan siaran profesional tanpa investasi besar.

CEO Olympic Broadcasting Services, Yiannis Exarchos, menyatakan Alibaba Cloud menjadi fondasi penting bagi penerapan AI skala besar dalam operasional Olimpiade.

Era Baru Arsip dan Asisten AI Olimpiade

Milano Cortina 2026 juga menandai penggunaan pertama teknologi LLM dalam sejarah Olimpiade melalui “Olympic AI Assistant” berbasis Qwen. Asisten AI ini mendukung interaksi penggemar di situs resmi olympics.com dengan layanan multibahasa dan informasi real-time.

Selain itu, IOC juga memanfaatkan AI untuk arsip digital Olimpiade yang kini mengelola lebih dari delapan petabyte konten sejarah, menjadikannya mudah ditelusuri dan diakses lintas generasi.

(Sumber: Alibaba Cloud / IOC / OBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *