Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Bukan Sekadar Lomba, Desa Sengon Sari Tunjukkan Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

7
×

Bukan Sekadar Lomba, Desa Sengon Sari Tunjukkan Gerakan Hidup Bersih dan Sehat

Sebarkan artikel ini
Evaluasi Lomba Bersih dan Sehat di Desa Sengon Sari.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung. Hal tersebut terlihat dari pelaksanaan evaluasi Lomba Desa Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara di Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan.

Desa Sengon Sari menjadi wakil Kabupaten Asahan dalam evaluasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Sengon Sari, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.

Kehadiran Tim Evaluasi Provinsi Sumatera Utara dipimpin Rina Hafni Lubis. Turut hadir Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, anggota DPRD Asahan, jajaran OPD, Camat Aek Kuasan, Forkopimcam, pemerintah desa serta unsur TP PKK.

Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juniar S. Pane, mengatakan evaluasi tersebut memiliki arti lebih luas dibandingkan sekadar proses perlombaan. Menurutnya, kedatangan Tim Evaluasi dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat Desa Sengon Sari untuk mendapatkan pembinaan sekaligus menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menata lingkungan.

Program LBS dan PHBS, lanjutnya, merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK. Karena itu, pembiasaan hidup bersih dan sehat perlu dilakukan secara terus-menerus dengan melibatkan masyarakat.

Juniar berharap Desa Sengon Sari dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama Kabupaten Asahan pada tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Dukungan juga disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto. Ia mengapresiasi Tim Evaluasi yang telah melihat secara langsung berbagai kegiatan dan upaya masyarakat Sengon Sari. Rianto menyebut Desa Sengon Sari termasuk salah satu desa terbaik di Kabupaten Asahan dalam pelaksanaan LBS. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak berhenti ketika proses lomba selesai.

“Kebersihan dan kesehatan lingkungan” diharapkan terus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi LBS Provinsi Sumatera Utara Rina Hafni Lubis menjelaskan bahwa penerapan PHBS dan LBS bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat.

Menurut Rina, proses evaluasi tidak hanya melihat kondisi atau hasil yang tampak di lapangan. Hal yang juga menjadi perhatian adalah kerja nyata serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan membangun lingkungan.

Ia mengajak seluruh unsur yang ada di Desa Sengon Sari untuk terus bergerak bersama. Penerapan PHBS dan LBS, menurutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Aek Kuasan, Ketua TP PKK Desa Sengon Sari beserta pengurus dan sejumlah tamu undangan lainnya.(is)