Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Tanah Datar

Musnag RKP 2027 Situmbuk: Elya Mendri Tekankan Program Harus Menjawab Kebutuhan Warga

18
×

Musnag RKP 2027 Situmbuk: Elya Mendri Tekankan Program Harus Menjawab Kebutuhan Warga

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, membahas penyusunan RKP Tahun 2027, Selasa (7/7/2026).

sumbar.relasipublik.com // Tanah Datar

Pemerintah Nagari Situmbuk, Kecamatan Salimpaung, mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027. Melalui Musyawarah Nagari (Musnag) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Nagari (RKP) 2027, seluruh unsur nagari didorong tidak sekadar menyusun daftar kegiatan, tetapi memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Musyawarah tersebut digelar di Aula Kantor Nagari Situmbuk, Selasa (7/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Forum strategis ini dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Salimpaung, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Forkopimca, serta lembaga unsur Nagari Situmbuk.

Wali Nagari Situmbuk, Elya Mendri, menegaskan RKP merupakan dokumen penting yang akan menjadi arah pembangunan nagari selama satu tahun ke depan. Karena itu, penyusunannya harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat dan dilakukan secara terbuka melalui pembahasan bersama.

“RKP ini adalah arah pembangunan kita setahun ke depan. Mari kita bahas bersama dengan semangat kebersamaan agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga Situmbuk,” ujar Elya Mendri.

Menurutnya, perencanaan yang baik harus mampu memilah antara kebutuhan dan keinginan. Program yang masuk dalam RKP diharapkan memiliki manfaat jelas, terukur, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Camat: Jangan Ada Program Tumpang Tindih

Camat Salimpaung, Kartoni, S.H., mengapresiasi kesiapan Pemerintah Nagari Situmbuk dalam melaksanakan tahapan penyusunan RKP 2027.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan antara nagari, kecamatan, hingga kabupaten. Sinkronisasi diperlukan agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, terjadi tumpang tindih anggaran, maupun kehilangan sasaran pembangunan.

“Perencanaan nagari harus selaras dengan program kecamatan dan kabupaten. Dengan sinkronisasi, program yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Kartoni.

Kartoni juga mengapresiasi kehadiran unsur Forkopimca secara lengkap dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor memperkuat proses perencanaan pembangunan karena persoalan masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu unsur pemerintahan.

Kabid Baru PMDPPKB Tekankan Tiga Prioritas

Hal menarik dalam Musnag tersebut turut hadirnya Kabid Pemerintahan dan Keuangan Desa Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar, Andri, S.IP. Ia hadir mewakili Bupati Tanah Datar sekaligus memperkenalkan diri kepada peserta setelah baru dua hari sebelumnya dilantik sebagai pejabat pada posisi tersebut.

Dalam penyampaian materi teknisnya, Andri menekankan agar penyusunan RKP 2027 tidak terjebak pada rutinitas tahunan. Perencanaan harus memiliki prioritas yang jelas dan disusun berdasarkan kewenangan serta kemampuan keuangan nagari.

Ia mengarahkan agar pembangunan 2027 memberi perhatian terhadap tiga sektor utama, yakni peningkatan pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi nagari.

Menurutnya, RKP harus disusun secara realistis, terukur dan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Setiap usulan perlu melalui proses pembahasan dan penentuan skala prioritas sehingga anggaran nagari benar-benar digunakan untuk program yang memberikan manfaat.

“Yang kita susun bukan sekadar daftar kegiatan, tetapi arah pembangunan nagari. Karena itu, setiap usulan harus dilihat manfaat, urgensi, kemampuan anggaran, serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Andri.

Aspirasi Jadi Fondasi RKP 2027

Musyawarah Nagari menjadi ruang bagi lembaga dan unsur masyarakat Nagari Situmbuk untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengusulkan program prioritas yang dinilai penting untuk dilaksanakan pada 2027.

Pembahasan tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan RKP Nagari dan selanjutnya menjadi acuan dalam penyusunan APB Nagari Situmbuk Tahun Anggaran 2027.

Pemerintah Nagari Situmbuk berkomitmen menjadikan proses tersebut sebagai perencanaan yang partisipatif, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Rangkaian diskusi dilanjutkan setelah pelaksanaan salat Zuhur, dengan pembahasan lebih mendalam terhadap berbagai usulan dan prioritas pembangunan nagari.

Turut hadir Wali Nagari Situmbuk Elya Mendri, Camat Salimpaung Kartoni, S.H., beserta Forkopimca, Kabid Pemerintahan dan Keuangan Desa Dinas PMDPPKB Tanah Datar Andri, S.IP., serta seluruh unsur lembaga Nagari Situmbuk.

Musnag RKP 2027 ini menjadi titik awal bagi Situmbuk untuk memastikan pembangunan tidak sekadar berjalan, tetapi punya arah, punya prioritas, dan benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat. ( d13)