Relasipublik.com | Lahat, – Bertempat di pendopoan rumah dinas Bupati Lahat selasa ( 01/09/2026) dilaksanakan Rapat koordinasi pencegahan dan penanganan Karhutla bersama team penyuluh Mabes TNI dan Siswa Sesko TNI di kabupaten Lahat tahun 2026.
Bupati Lahat Bursah Zarnubi SE melalui Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH menyampaikan pencegahan Karhutla perlu sinergis bersama, memjadi perhatian kita supaya kita yang ada di bawah juga ikut mengantisipasi maupun mencarikan solusi terhadap penanganan karhutla.
Disampaikannya ,Kabupaten Lahat ini banyak lahan mineral dibuktikan dengan kekayaan alamnya yaitu batubara. berdasarkan rekap kejadian bencana karhuta di Kabupaten Lahat dari bulan Juli sampai dengan Agustus tahun 2026 ada 60 keadian. Dan sebaran hotspot per kabupaten kota dari Januari sampai dengan Agustus 2026 provinsi Sumsel kabupaten Lahat 621. Hotspot dibanding kabupaten kota lain kita nomor 2 hotspot yang paling banyak Setelah Muara Enim dan indeks pencemaran udara Lahat tergolong tidak sehat.
“Kami apresiasi team penyuluh Mabes TNI dan Siswa Sesko TNI, Forkimpimda Lahat, OPD, Instansi terkait, perusahaan, camat, Lurah dan kades yang bersama bersinergis dalam penanganan pencegahan karhutla di Kabupaten Lahat. semoga bencana-bencana fenomena El Nino ini cepat berlalu sehingga keadaan kita normal kembali mari bersama cegah karhutla dan jaga kesehatan dari adap karhutla “, ucap Wabup Lahat.
Sementara Kolonel CPM. M.Faizal Amin Lubis Tim penyuluh karhutla Mabes TNi menyampaikan Kami ke kabupaten Lahat sifatnya bukan penyuluhan tapi kami akan memaparkan mekanisme pencegahan karhutla, memperkuat koordinasi deteksi dini pencegahan penanggulangan karhutla di wilayah kabupaten Lahat.
Persoalan Karhutla bukan hanya persoalan pemadaman api saja tapi merupakan persoalan bersama yang berdampak terhadap lingkungan Kesehatan ,Masyarakat, Ekonomi serta kehidupan sosial masyarakat oleh karena itu keberhasilan dalam mencegah dan menanggulangi karhutla tidak dapat dilaksanakan oleh satu institusi saja dibutuhkan Sinergi koordinasi kepedulian dan seluruh pihak baik itu TNI, Polri, Pemda, BPBD, Mangga Agni, dunia usaha, relawan, tokoh masyarakat serta seluruh lapisan masyarakat.
Kami mengajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kami menghimbau agar tidak melakukan pembukaan lahan atau pembersihan lahan dengan cara membakar, bila masyarakat menemukan titik api yang berpotensi terjadi kebakaran, dapat segera melaporkan kepada aparat terkait sehingga dapat dilakukan penanganan sedinii mungkin sebelum api berkembang dan meluas.
semoga Sinergi dan kerjasama yang telah terjalin dapat ditingkatkan dalam menciptakan Kabupaten Lahat yang aman, sehat dan terbebas dari ancaman karhutla”, ucapnya.
Di lanjutkan pemaparan materi dan tanya jawab mengenai karhutla.
Dalam kegiatan ini Tim penyuluh karhutla pejabat Mabes TNI menghadirkan : Kol.CPM M Faisal Amin Lubis, Kol Kal Heri Supriyadi, Kol Tek Rahmad Darmawan, Kol Mar Wachid Hasbollah, Kol Mar Untung Tamanto dan Mayor Mar Didik Sutejo . (EY)













