Solok, Relasipublik.com — Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menerima kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR, Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., beserta rombongan di Guest House Bupati Solok, Arosuka, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Posko Nasional Satgas PRR dalam memastikan proses penanganan serta pemulihan pascabencana berjalan secara terpadu dan tepat sasaran.
Turut hadir dalam pertemuan itu unsur Forkopimda Kabupaten Solok, Asisten III Setda Kabupaten Solok Eva Nasri, SH, MM, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Dari Posko Nasional Satgas PRR, hadir Anggota Anev Posko Nasional Satgas PRR Kolonel Laut (S) Dr. Daniel Setiawan, S.E., S.T., M.Tr.Opsla., M.Han., CIQnR., CIQaR., CRMP.; Sesditjen Linjamsos Kementerian Sosial Beni Sujanto, A.KS., M.Si.; Ir. Yosephus Nugroho selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama pada Inspektorat III Inspektorat Jenderal; Ario selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama; serta Pratu Jainuddin Nur selaku Staf Posko Nasional Satgas PRR.
Bupati: Pemulihan Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR beserta rombongan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Solok terus berupaya memastikan penanganan dampak bencana dilakukan secara terpadu, terarah, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
Bupati menegaskan, pemulihan pascabencana tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Lebih dari itu, pemerintah harus memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Pemerintah Kabupaten Solok tentu sangat mengharapkan dukungan dan sinergi dari pemerintah pusat serta seluruh pihak terkait. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana dapat kita selesaikan secara bersama-sama,” ujar Jon Firman Pandu.
Ia menilai kondisi di lapangan membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI-Polri, BPBD, Kementerian Sosial, dan seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu perhatian utama pemerintah, kata Bupati, adalah memastikan masyarakat terdampak memperoleh kepastian mengenai tempat tinggal, pemulihan ekonomi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat kita yang terdampak dapat segera mendapatkan kepastian, baik dalam aspek tempat tinggal, pemulihan ekonomi maupun kebutuhan dasar lainnya,” lanjutnya.
Bupati berharap kehadiran Posko Nasional Satgas PRR dapat memberikan penguatan terhadap berbagai langkah pemulihan yang sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan di Kabupaten Solok.
Posko Nasional Pastikan Penanganan Berjalan Sesuai Kebutuhan
Sementara itu, Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Solok yang telah menerima kunjungan rombongan Posko Nasional Satgas PRR.
Ia menjelaskan, kehadiran Posko Nasional Satgas PRR merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi, melakukan pemantauan, sekaligus memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan di daerah terdampak bencana.
“Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan di daerah, sekaligus memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik. Apa yang menjadi kebutuhan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama,” ungkap Wahyu Bintono.
Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data dan informasi yang akurat dari pemerintah daerah. Data tersebut dinilai menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan serta langkah penanganan dan pemulihan secara tepat.
Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Posko Nasional Satgas PRR dengan Pemerintah Kabupaten Solok diharapkan terus diperkuat. Dengan sinergi lintas sektor yang semakin solid, proses pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Solok diharapkan dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI-Polri, kementerian terkait, serta stakeholder lainnya memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat terdampak tidak hanya mendapatkan bantuan dalam masa tanggap darurat, tetapi juga memperoleh kepastian dalam proses pemulihan menuju kehidupan yang lebih normal. (A3)













