Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAKota Solok

Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA Hadir di Kota Solok, Peluang Baru bagi Atlet dan Ekonomi Lokal

3
×

Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA Hadir di Kota Solok, Peluang Baru bagi Atlet dan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
Foto: Peresmian Solok Arena oleh Walikota Solok serta undangan (dok istimewa A3)

Kota Solok, Relasipublik.com – Peresmian Solok Arena, lapangan mini soccer berstandar FIFA di Kota Solok, Sabtu (1/8/2026), bukan sekadar penambahan fasilitas olahraga. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa sektor olahraga mulai diposisikan sebagai salah satu penggerak ekonomi baru yang berpotensi mendorong pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik Kota Solok sebagai destinasi sport tourism di Sumatera Barat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren olahraga mini soccer mengalami peningkatan di berbagai daerah. Munculnya lapangan-lapangan modern bukan hanya menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang olahraga yang layak, tetapi juga membuka peluang lahirnya ekosistem ekonomi baru, mulai dari penyelenggaraan turnamen, pelaku UMKM, hingga sektor jasa dan pariwisata.

Momentum tersebut kini mulai terlihat di Kota Solok.

Peresmian Solok Arena dilakukan langsung oleh Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra dan dihadiri Bupati beserta Wakil Bupati Kabupaten Solok, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, asosiasi olahraga, serta pengelola Solok Arena.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah menyambut baik hadirnya investasi swasta di bidang olahraga yang dinilai mampu melengkapi fasilitas publik sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet muda.

“Kehadiran Solok Arena merupakan langkah positif dalam mendukung tersedianya fasilitas olahraga yang representatif. Kami berharap lapangan ini dimanfaatkan secara maksimal, dirawat dengan baik, serta menjadi tempat lahirnya atlet-atlet muda yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional,” ujar Ramadhani Kirana Putra.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah melihat olahraga tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan aktivitas ekonomi daerah.

Solok Arena sendiri menawarkan fasilitas yang tergolong modern, mulai dari rumput sintetis berstandar FIFA, sistem pencahayaan untuk pertandingan malam, ruang ganti pemain, hingga area parkir yang memadai. Infrastruktur tersebut memberi peluang penyelenggaraan kompetisi antarklub, turnamen antarinstansi, hingga event regional yang berpotensi mendatangkan peserta dan pengunjung dari luar daerah.

Bila dikelola secara konsisten, aktivitas tersebut dapat menciptakan efek berantai bagi perekonomian lokal. Hotel, rumah makan, kafe, transportasi, pelaku UMKM, hingga usaha penyewaan perlengkapan olahraga berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya mobilitas peserta dan penonton setiap kali turnamen berlangsung.

Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli menilai hadirnya Solok Arena merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan olahraga daerah.

“Kami mengapresiasi hadirnya Solok Arena sebagai fasilitas olahraga yang dibutuhkan masyarakat. Harapan kami, lapangan ini tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga menjadi pusat pembinaan atlet muda serta mampu menghadirkan berbagai event olahraga yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Fauzi Rusli kepada media ini.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya harapan agar fasilitas olahraga tidak berhenti sebagai bangunan fisik, melainkan berkembang menjadi pusat aktivitas yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Peresmian Solok Arena ditandai dengan tendangan bola pertama (kick-off) oleh Wali Kota Solok dan dilanjutkan pertandingan persahabatan antara Pemerintah Kota Solok melawan Pemerintah Kabupaten Solok.

Namun, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah seremoni berakhir. Keberhasilan Solok Arena sebagai penggerak sport tourism akan sangat bergantung pada konsistensi penyelenggaraan kompetisi, pembinaan usia muda, kolaborasi dengan komunitas sepak bola, serta kemampuan menghadirkan agenda olahraga yang rutin dan menarik peserta dari berbagai daerah.

Jika seluruh elemen tersebut berjalan beriringan, Solok Arena berpotensi menjadi lebih dari sekadar lapangan mini soccer. Fasilitas ini dapat berkembang menjadi pusat aktivitas olahraga yang menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat pembinaan atlet, dan menambah daya saing Kota Solok sebagai salah satu tujuan sport tourism di Sumatera Barat. (A3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *