Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBERITA UTAMADAERAH

Lawan Mager Hari Senin, Perangkat Desa Pondok Batu Awali Kerja dengan Apel Pagi

22
×

Lawan Mager Hari Senin, Perangkat Desa Pondok Batu Awali Kerja dengan Apel Pagi

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU — Senin pagi kadang punya satu musuh bersama yakni rasa malas. Apalagi setelah akhir pekan. Tapi bagi perangkat Desa Pondok Batu, Senin (21/9/2026) justru dimulai dengan apel pagi.

Seluruh perangkat desa dan kepala dusun (Kadus) berkumpul di lingkungan Kantor Desa Pondok Batu. Mereka mengikuti apel sebagai bagian dari rutinitas sebelum kembali menjalankan pekerjaan masing-masing.

Apel tersebut dipimpin Sekretaris Desa Pondok Batu, Arfi Windari. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Bagi Arfi, apel pagi bukan sekadar berdiri bersama, mendengarkan arahan, lalu bubar. Ada hal yang lebih penting, yakni memastikan seluruh perangkat desa tetap kompak dan mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan dalam menjalankan pekerjaan.

Sebab, pekerjaan perangkat desa pada akhirnya berhubungan langsung dengan masyarakat. Ada warga yang datang membutuhkan pelayanan administrasi, meminta informasi, atau menyampaikan persoalan. Karena itu, pelayanan tidak cukup hanya dengan hadir di kantor. Perlu ada tanggung jawab dan kesigapan.

Arfi pun mengajak seluruh perangkat desa dan Kadus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Apel pagi ini bukan hanya soal kedisiplinan, tapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk saling mengingatkan dan memperkuat kekompakan dalam bekerja. Mari kita sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Arfi.

Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan arahan dan koordinasi singkat. Selanjutnya, seluruh perangkat desa kembali menjalankan tugas masing-masing.

Barangkali apel pagi memang terlihat sederhana. Hanya berkumpul, mendengar arahan, kemudian kembali bekerja. Namun dari rutinitas sederhana itulah kedisiplinan dan kekompakan dibangun.

Sebab, melayani masyarakat juga membutuhkan perangkat desa yang terlebih dahulu siap dengan tugasnya.

 

(Aiman Ambarita)