PESISIR SELATAN – Hamparan ruas Jalan Nasional Tapan hingga batas Provinsi Bengkulu kini tampak lebih bersih dan tertata. Tanaman liar yang sebelumnya menutupi bahu jalan rigid telah dibersihkan, begitu pula saluran drainase yang kembali berfungsi optimal setelah dilakukan pembersihan menyeluruh.
Perubahan tersebut merupakan hasil pekerjaan rutin pemeliharaan yang dilaksanakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II. Program yang dikerjakan oleh PPK 2.4 itu kini telah rampung 100 persen, mencakup penanganan sepanjang 145,93 kilometer pada ruas Jalan Nasional Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan–batas Provinsi Bengkulu.
Kegiatan swakelola tersebut didukung alokasi anggaran sekitar Rp1,8 miliar dengan fokus utama pada pengendalian vegetasi di bahu jalan rigid serta pembersihan saluran drainase. Kedua pekerjaan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional agar tetap berfungsi secara optimal.
Kini, seluruh bahu jalan kembali terbuka sehingga memberikan ruang pandang yang lebih luas bagi pengguna jalan. Di sisi lain, drainase yang bersih memungkinkan aliran air berjalan lancar, mengurangi potensi genangan yang dapat mempercepat kerusakan konstruksi jalan.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat, Masudi, ST, mengatakan pemeliharaan rutin merupakan komitmen berkelanjutan BPJN dalam mempertahankan tingkat kemantapan jalan nasional.
“Pemeliharaan rutin dilakukan secara berkala agar kondisi jalan tetap mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat. Pengendalian vegetasi serta pembersihan saluran drainase menjadi pekerjaan penting untuk menjaga fungsi konstruksi jalan dan mengurangi potensi kerusakan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4), Gina Lamria Indriati Tampubolon, ST, menjelaskan bahwa pengendalian tanaman tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan jalan, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui peningkatan jarak pandang.
Sementara itu, pembersihan drainase dilakukan agar air hujan dapat mengalir dengan baik sehingga tidak menggenangi badan jalan yang berpotensi mempercepat kerusakan perkerasan.
“Alhamdulillah, pekerjaan rutin sepanjang 145,93 kilometer telah selesai 100 persen. Dengan selesainya pekerjaan ini, kondisi ruas Jalan Nasional Tapan hingga batas Provinsi Bengkulu menjadi lebih terawat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas,” kata Gina.
(Anto)













