Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMATERBARU

Bupati Sumenep Sidak Mendadak di SMPN1 Sumenep Guna Memastikan Kegiatan Sesuai Konsep MPLS

55
×

Bupati Sumenep Sidak Mendadak di SMPN1 Sumenep Guna Memastikan Kegiatan Sesuai Konsep MPLS

Sebarkan artikel ini

Relasipublik.com – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Sumenep, Senin (13/7/2026).

Sidak mendadak Bupati Sumenep itu guna memastikan kegiatan berjalan sesuai konsep MPLS Ramah dengan mengedepankan rasa aman, nyaman, edukatif, serta bebas dari praktik perploncoan, intimidasi, maupun perundungan.

Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd., MT, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Sumenep, serta Kepala SMP Negeri 1 Sumenep, untuk memantau langsung aktivitas siswa, mulai dari pengenalan ruang kelas, lingkungan sekolah, hingga berdialog langsung dengan peserta didik baru dan tenaga pendidik.

“Kehadiran saya di sini ingin memastikan sejak hari pertama masuk sekolah, anak-anak kita merasa aman, nyaman, dan bahagia. Jangan sampai ada kegiatan yang mengarah pada perploncoan atau tindakan yang melukai fisik maupun mental siswa baru,” tegas Bupati Achmad Fauzi.

Menurutnya, MPLS bukan sekadar seremonial atau ajang menunjukkan senioritas, melainkan momentum membangun karakter, menanamkan budaya sekolah, serta menumbuhkan semangat belajar. “Kegiatan ini harus diisi edukasi, pengenalan lingkungan, pembentukan karakter, disiplin, dan saling menghormati,” ucapnya.

Untuk itu, Ia juga meminta agar kepala sekolah melakukan pengawasan ketat, terutama terhadap kegiatan yang melibatkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Sebab, Peran OSIS penting, Namun semua harus dalam pengawasan guru dan kepala sekolah. Tidak boleh ada hal di luar batas yang membuat siswa baru tidak nyaman.

” Kami memberikan instruksi tegas kepada seluruh satuan pendidikan, agar sekolah menjadi tempat aman, ramah, dan menyenangkan. Jadi, Tidak ada ruang bagi kekerasan, intimidasi, maupun perundungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan H. Moh. Iksan menjelaskan seluruh sekolah di Sumenep telah diarahkan menerapkan konsep MPLS Ramah dengan pendekatan humanis, edukatif, dan inklusif. MPLS tahun ini berlangsung selama lima hari, 13–17 Juli 2026, dengan tema “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah.

“Kami berharap siswa mulai TK, SD hingga SMP mendapatkan kesan pertama yang positif. Lingkungan nyaman adalah modal utama keberhasilan pendidikan mereka,” tambah Iksan.(@Noung daeng ).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *