Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAPARIWISATATERBARU

Mahyeldi Ajak Wisatawan Jaga Kebersihan Pasar Ateh Bukittinggi Saat Libur Panjang

5
×

Mahyeldi Ajak Wisatawan Jaga Kebersihan Pasar Ateh Bukittinggi Saat Libur Panjang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meninjau kondisi Pasar Ateh Bukittinggi yang semakin tertata dan bersih.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau penataan Pasar Ateh Bukittinggi sekaligus mengajak masyarakat dan wisatawan menjaga kebersihan kawasan wisata selama masa libur panjang, Selasa (30/6/2026).

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata selama masa libur panjang. Ajakan tersebut disampaikannya saat meninjau kondisi Pasar Ateh Bukittinggi, Selasa (30/6/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan penataan salah satu pusat perdagangan sekaligus destinasi wisata unggulan di Kota Bukittinggi yang dalam tiga bulan terakhir terus dibenahi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi.

Dalam peninjauan tersebut, Mahyeldi mengapresiasi berbagai upaya penataan yang telah dilakukan pemerintah kota. Menurutnya, kondisi Pasar Ateh kini terlihat semakin tertib, bersih, dan nyaman, mulai dari penataan pedagang hingga kebersihan lingkungan pasar.

“Alhamdulillah, Pasar Ateh sekarang semakin tertata. Ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah kota, para pedagang, dan seluruh masyarakat. Semoga kondisi ini terus kita jaga sehingga pengunjung merasa nyaman berbelanja maupun berwisata,” ujar Mahyeldi.

Memasuki puncak musim liburan, Gubernur mengingatkan bahwa meningkatnya jumlah wisatawan harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan Pasar Ateh dan Jam Gadang yang menjadi ikon wisata Kota Bukittinggi.

Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam membangun citra positif daerah sebagai destinasi wisata. Karena itu, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, pedagang, dan wisatawan.

“Mari kita jaga bersama kebersihan lingkungan. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya akan memberikan dampak besar bagi kenyamanan bersama dan menjadi kesan baik bagi para tamu yang datang ke Sumatera Barat,” katanya.

Mahyeldi berharap budaya hidup bersih terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga kawasan wisata di Sumatera Barat, khususnya Kota Bukittinggi, tetap terpelihara, semakin nyaman dikunjungi, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, pedagang, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kualitas destinasi wisata. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, sektor pariwisata diharapkan terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

(adpsb/rmz/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *