Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMAHUKUM & KRIMINALPERISTIWATERBARU

Diberitahu Polisi Hanya Pingsan, Ternyata Keluarga Ingga Pratama Putra Mendapati Terbujur Kaku di Mess Polisi.

7
×

Diberitahu Polisi Hanya Pingsan, Ternyata Keluarga Ingga Pratama Putra Mendapati Terbujur Kaku di Mess Polisi.

Sebarkan artikel ini
Keluarga Ingga Pratama Putra pada saat ditemui dikediamannya

PAINAN, RELASI PUBLIK — Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pesisir Selatan bernama Ingga Pratama Putra (33) ditemukan meninggal dunia disalah satu kamar Mes Kepolisian Resort Pesisir Selatan. Sabtu 27/06, kuat dugaan menjadi korban pembunuhan.

Mess polisi yang berada di Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai itu mendadak menjadi perhatian warga setempat pada Sabtu 27/06, setelah ditemukanbya seorang pemuda meninggal dunia di salah satu kamar Mess Kepolisian setempat, sekira pukul 23.00 wib.

“Kami diberitahu pihak Kepolisian sekitar pukul 04.00 wib. Minggu 28/06, ” Ucap. Salah keluarga korban bernama Epa (51). Senin 29/06 di Painan.

Ia menjelaskan, bahwasanya pihak keluarga mendapati Ingga Pratama Putra Putra dalam kondisi telentang dilantai, dengan wajah menengadah dan tangan mengepal.

“Kami menduga kuat, adanya indikasi lain atas peristiwa tewasnya adik kami,” Tambahnya.

Sementara itu, orang tua Ingga Pratama Putra. Asna (56) di kediamannya di Bungo Pasang, Kecamatan IV Jurai. Senin 29/06 menilai banyak kejanggalan dalam ditemukan tewasnya anaknya itu.

“Pada saat kami diberitahi oleh dua orang pihak kepolisian kerumah, pada Minggu 28/06 sekura pukul 04.00 wib, kami sudah mendapati dilokasi adanya mobil Inafis Polri, Ambulance dan satu unit mobil milik kepolisian, sudah stand by, ini salah satu kejanggalan kalau menurut kami, ” Ucapnya.

Ditambah, ulasnya. Hingga saat ini dilokasi kejadian belum memasang garis police line.

“Intinya, keluarga datang ke lokasi Mess Polisi itu untuk melihat Ingga, tapi seluruhnya sudah disiapkan, ” Ucapnya.

Oleh Pihak Kepolisian Kepada Keluarga, Ingga Pratama Putra Mengalami Pingsan.

Pengakuan dari pihak keluarga, Ingga Pratama Putra hanya mengalami pingsan dan diminta untuk melihat kondisinya yang saat itu tengah berada di mess Kepolisian.

“Pada pagi hari. Minggu 28/06 sekira pukul 04.00 wib, kami diberitahu oleh aparat kepolisian Ingga mengalami pingsan, tapi. Ternyata tidak pingsan, malahan sudah meninggal dunia, ” Tutupnya.

Terpisah, kuasa hukum keluarga Ingga Pratama Putra. DR. Rodi Chandra. Senin 29/06 di Painan menyatakan bakal memperjuangkan hak keluarga untuk memperoleh keadilan dan kebenaran.

“Kita akan kawal, dan perjuangkan, karena kita melihat dan menilai banyak kejanggalan atas meninggalnya Ingga Pratama Putra ini, ” Tutupny.

Sementara itu, Ingga Pratama Putra merupakan salah satu tenaga pengajar berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Sekolah Dasar di wilayah itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terhadap kejadian tersebut. (Ferdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *