Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Dihadiri Sekda Yudesri, Pemkab Pasaman Gelar Wirid Akbar dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

7
×

Dihadiri Sekda Yudesri, Pemkab Pasaman Gelar Wirid Akbar dan Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Sebarkan artikel ini
Sekda Pasaman Yudesri, didampingi Asisten Administrasi Umum, Roichard, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Djoko Rifanto, dan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asrial Arfandi Hasan, serta Staf Ahli Bupati, dan Jajaran Kepala OPD dan Ribuan ASN saat penyambutan 1 Muharram di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center (PIC), Rabu (17/6/2026).

PASAMAN, RELASI PUBLIK – Pemkab Pasaman menggelar Wirid Akbar dan Doa Bersama untuk

menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center (PIC), Lubuk Sikaping, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pasaman. Suasana khidmat terasa sejak awal acara dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang mengawali rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Wirid dan doa bersama ini menghadirkan penceramah, Ustaz Roy Ibrahim, Lc., MA, yang menyampaikan tausiah tentang makna dan hikmah Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta melakukan introspeksi diri dalam menjalani kehidupan dan pengabdian sebagai abdi negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ribuan ASN dan tamu undangan lainnya.

Dalam tausiahnya, Ustaz Roy Ibrahim menjelaskan bahwa kata Muharram memiliki makna kehormatan dan kemuliaan yang tinggi dalam Islam.

Menurutnya, Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan menjauhi berbagai perbuatan yang dilarang.

“Secara makna, Muharram mengandung nilai kehormatan, kemuliaan, dan derajat yang ditinggikan. Sementara kata haram mengandung makna adanya larangan terhadap perbuatan-perbuatan tertentu yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Karena itu, bulan Muharram menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan,” ujar Ustaz Roy.

Ia menambahkan, peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun profesional.

“Peringatan 1 Muharram mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah merupakan simbol perubahan besar yang penuh ketabahan, keberanian, pengorbanan, serta keyakinan yang kuat kepada Allah SWT. Nilai-nilai inilah yang perlu kita teladani dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam bentuk peningkatan disiplin, integritas, etos kerja, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi ASN yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan roda pemerintahan.

Melalui kegiatan wirid dan doa bersama ini, Pemkab Pasaman berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius aparatur pemerintah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Selain menjadi sarana memperdalam nilai-nilai keislaman, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarpegawai dan seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Pasaman.

Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, ASN Kabupaten Pasaman diharapkan semakin beriman, bertakwa, berintegritas, serta mampu memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan kemajuan daerah menuju Pasaman yang lebih berkarakter, maju dan berkelanjutan. (spa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *