Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Bupati Asahan dan BPS Perkuat Kolaborasi, Sensus Ekonomi 2026 Diharapkan Hasilkan Data Berkualitas

22
×

Bupati Asahan dan BPS Perkuat Kolaborasi, Sensus Ekonomi 2026 Diharapkan Hasilkan Data Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Asahan.(dok/ist)

ASAHAN, RELASI PUBLIK – Upaya memperkuat pembangunan berbasis data terus didorong Pemerintah Kabupaten Asahan. Hal itu terlihat saat Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S.Sos., M.Si., menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan di ruang kerjanya, Jumat (12/6/2026), guna membahas kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Audiensi tersebut dipimpin Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar S.Si., M.Si., dan dihadiri Plt Kepala Dinas Kominfo Arbin Ariadi Tanjung SE, MH, Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Asahan, Kepala Bagian Umum Setdakab Asahan, serta Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Asahan.

Dalam pertemuan itu, Rahmat Gustiar menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan mulai 15 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memutakhirkan data ekonomi yang akan dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah serta mendukung pembaruan Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).

Ia menjelaskan bahwa pendataan akan mencakup berbagai unit usaha, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendataan terhadap kedua sektor tersebut akan dilakukan oleh pegawai organik BPS, sementara pendataan masyarakat dan pelaku usaha lainnya dilakukan oleh mitra BPS melalui metode kunjungan langsung dari rumah ke rumah.

Rahmat juga mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap pelaksanaan Apel Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik pelaksanaan sensus dan mengapresiasi kontribusi BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, data yang berkualitas merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pembangunan yang tepat sasaran.

Bupati menilai penerapan konsep Satu Data Indonesia harus terus diperkuat melalui sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan dukungan data yang valid, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Setiap program dan kebijakan yang dirumuskan harus didasarkan pada data yang benar dan terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Taufik.

Menutup audiensi, Bupati Asahan memberikan semangat kepada seluruh petugas sensus agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar serta menghasilkan basis data yang kuat untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan.(is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *