PADANG, RELASI PUBLIK — Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumatera Barat, Jumat (12/6/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) KJI di Padang yang dijadwalkan berlangsung dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rombongan DPP-KJI dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP-KJI Andarizal, didampingi Ketua Nasional KJI Irvand serta Ketua Bidang Pra-UKW KJI Zulfadli. Kehadiran pengurus pusat organisasi profesi wartawan itu disambut hangat oleh Gubernur Mahyeldi.
Dalam pertemuan tersebut, Andarizal menyampaikan bahwa pelaksanaan UKW merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan integritas wartawan, khususnya anggota KJI.
Menurutnya, UKW tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi jurnalistik.
“Kami berencana melaksanakan UKW bagi anggota KJI di Kota Padang dalam rangka HUT RI ke-81. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara berkualitas dan bertanggung jawab,” ujar Andarizal.
Selain itu, pihaknya berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. DPP-KJI juga mengundang Gubernur Mahyeldi untuk hadir sekaligus memberikan motivasi kepada peserta UKW.
“Kami berharap Bapak Gubernur berkenan membuka kegiatan ini dan menjadi narasumber untuk memberikan semangat kepada para peserta,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik rencana penyelenggaraan UKW yang digagas DPP-KJI. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan derasnya arus informasi di ruang publik.
“Pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah sebagai penyampai informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentu mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas insan pers,” kata Mahyeldi.
Ia menilai wartawan yang kompeten dan berintegritas sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat. Karena itu, pelaksanaan UKW dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan profesionalisme insan pers.
“Saya berharap UKW ini dapat melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks,” ujarnya.
DPP-KJI menilai UKW merupakan langkah penting untuk memastikan wartawan memiliki standar kompetensi yang jelas dan terukur. Melalui kegiatan tersebut, organisasi berharap dapat melahirkan jurnalis yang tidak hanya terampil dalam mencari dan menyajikan informasi, tetapi juga menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta memahami tanggung jawab sosial profesinya.
Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik, pelaksanaan UKW juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap media dan mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan diakhiri dengan diskusi serta foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara organisasi pers dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat yang transparan, informatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(KJI/Red)












