SUMBAR, RELASI PUBLIK – Kegiatan ISKADA Sumbar kembali digelar sebagai upaya memperkuat sinergi organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. Pertemuan ISKADA Sumbar ini berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (9/4/2026), dan menjadi forum strategis menyatukan langkah lintas organisasi.
Pertemuan yang rutin dilaksanakan setiap dua bulan tersebut dihadiri Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Ketua BKOW Provinsi Sumbar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumbar.
Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarorganisasi perempuan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan beserta jajaran TP PKK, GOW, dan DWP atas kesiapan sebagai tuan rumah.
“Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga forum untuk berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, dan memperkuat kolaborasi,” ujarnya.
Menurutnya, TP PKK, BKOW, dan DWP memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat berdaya. Fokus penguatan peran perempuan, lanjutnya, dapat diarahkan pada isu pendidikan anak, kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Dengan sinergi yang kuat, program yang dijalankan akan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong seluruh organisasi perempuan untuk terus berinovasi dan adaptif menghadapi dinamika pembangunan, tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal Minangkabau.
Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko, menilai ISKADA menjadi ruang strategis dalam memperkuat sinergi lintas organisasi perempuan. Ia menyebut BKOW telah melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok.
Ketua DWP Provinsi Sumbar, Ny. Arimbi Arry, menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam memperkuat peran perempuan. Ia memaparkan sejumlah program DWP, mulai dari pelatihan content creator, kegiatan kesehatan, hingga penguatan kapasitas melalui digitalisasi pelaporan.
Ke depan, DWP Provinsi Sumbar akan terus melaksanakan berbagai agenda berkelanjutan guna meningkatkan kualitas keluarga dan peran perempuan.
Melalui pertemuan ISKADA ini, diharapkan sinergi antar organisasi perempuan di Sumatera Barat semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Adpsb)














