Muara Teweh, Relasi Publik — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Frans Aji, menyatakan dukungannya terhadap langkah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Muara Teweh.
Anggota Komisi II DPRD Barito Utara tersebut mengatakan, pada tahun 2026 PDAM akan melakukan penambahan kapasitas IPA serta pembangunan instalasi pendukung untuk memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan yang selama ini dinilai belum optimal.
“Kami dari Komisi II DPRD sangat mendukung penambahan kapasitas produksi air bersih demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Edi Frans Aji, Selasa (07/04/2026) di Muara Teweh.
Menurut politisi Partai NasDem itu, permasalahan air bersih selama ini kerap dikeluhkan masyarakat. Hal tersebut disebabkan keterbatasan pasokan air PDAM sehingga distribusi kepada pelanggan belum stabil.
Oleh karena itu, ia menilai langkah PDAM dalam menambah kapasitas IPA dan jaringan distribusi perlu mendapat dukungan dari semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terabaikan. Kami sebagai anggota dewan, khususnya Komisi II, akan terus mendorong upaya PDAM dalam meningkatkan produksi air bersih di daerah ini,” tegasnya.
Ia juga berharap PDAM dapat menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang guna mengatasi persoalan air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Kita berharap pembangunan ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mengatasi keluhan ke depan,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, Direktur PDAM Kabupaten Barito Utara, Roosmanjaya Anor, S.T., melalui Kepala Bagian Teknik, M. Samosir, menyampaikan bahwa pada tahun ini pihaknya akan membangun IPA di Muara Teweh serta di IKK PDAM Jingah.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat, sementara kapasitas produksi air bersih masih terbatas.
“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, penambahan kapasitas produksi menjadi hal yang sangat diperlukan,” ujar Samosir. (ca)














