Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

RTLH Dimulai, 14 April BAZNAS Pesisir Selatan Lakukan Survei Awal

13
×

RTLH Dimulai, 14 April BAZNAS Pesisir Selatan Lakukan Survei Awal

Sebarkan artikel ini
Baznas Pesisir Selatan melakukan survei rumah tidak layak huni RTLH tahun 2026 di salah satu kecamatan
Yose Leonando. Ketua Baznas Kabupaten Pesisir Selatan di sela kegiatannya

PAINAN, RELASI PUBLIK — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Selatan akan memulai survei lapangan terhadap calon penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 15 kecamatan.

Survei ini menjadi tanda dimulainya pelaksanaan program fisik RTLH tahun 2026, berdasarkan proposal yang telah diajukan masyarakat ke BAZNAS setempat.

Ketua BAZNAS Pesisir Selatan, Yose Leonando, menyampaikan bahwa program bedah rumah akan diawali dengan survei lapangan yang dijadwalkan pada 14 April 2026.

“Jadwal sudah rampung, dan para komisioner telah dibagi sesuai wilayah masing-masing,” ujarnya, Rabu (1/4) di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2026 pihaknya menerima ratusan proposal permohonan bantuan RTLH dari masyarakat.

“Melalui survei ini, kita akan menentukan mana yang benar-benar membutuhkan penanganan segera. Kita ingin melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan,” tambahnya.

Untuk tahun 2026, BAZNAS menargetkan pembangunan sebanyak 100 unit rumah tidak layak huni, dengan catatan pengumpulan zakat mencapai sekitar Rp12,5 miliar hingga akhir tahun.

Namun, Yose mengakui target tersebut sering tidak tercapai karena realisasi pengumpulan zakat yang masih di bawah harapan.

“Selama ini, pengumpulan zakat rata-rata hanya mencapai Rp9,6 hingga Rp9,8 miliar. Dengan kondisi itu, program RTLH hanya mampu direalisasikan sekitar 85 unit,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan inovasi untuk meningkatkan potensi pengumpulan zakat yang dinilai masih belum tergarap maksimal.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati agar potensi zakat di daerah ini bisa lebih dimaksimalkan,” katanya.

Selain program RTLH, BAZNAS Pesisir Selatan juga menjalankan berbagai program lainnya setiap tahun, seperti beasiswa pendidikan, bantuan pasien miskin, penanggulangan bencana, program dai Ramadan, iftar, penanganan stunting, dukungan UMKM, pemberdayaan mualaf, serta bantuan bagi orang terlantar.

“Program dengan anggaran terbesar saat ini masih pada bedah rumah, beasiswa, dan bantuan pasien miskin,” tutupnya.

(Ferdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *