PAINAN, RELASI PUBLIK – Memasuki hari ketiga lebaran jumlah PAD sektor pariwisata belum ada kejelasan.
Berdasarkan konfirmasi awak media ini dengan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan. Ronal Bernando, Minggu 22/03 silam, pihaknya mengaku Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata mengalami kelesuan.
“Perolehan PAD sektor pariwisata lesu, “balasnya melalui chat whatsapp pribadinya.
Ketika ditanya kembali, berapa jumlah nominal PAD yang telah berhasil dihimpu selama dua hari libur lebaran di beberapa kawasan objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dan apakah sudah dilakukan evaluasi bagi jajaran pemerintah daerah penyebab terjadinya kelesuan PAD tersebut.
Alih-alih memberikan jawaban, Ronal Bernando tidak memberikan ulasan yang rinci kepada awak media ini.
Begitupun sebaliknya, dikonfirmasi kembali tentang perolehan PAD sektor pariwisata pada hari ketiga lebaran idul fitri 1447 Hijriyah, Ronal Bernando tidak memberikan jawaban alias bungkam.
Akan tetapi, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh salah satu media online Kabardaerah.com terdapat 56 blok tiket atau karcis terjual atau sebanyak 5.600 lembar tiket masuk terjual pada hari ketiga lebaran.
Jika diakumulasikan harga satu lembar tiket masuk ke kawasan Pantai Carocok Painan pada Rabu 23/03. Tiket sebanyak 5.600 dikalikan dengan harga Rp 5000 per lembar maka baru menghasilkan sekitar Rp 28 juta rupiah.
Sebaliknya, jika satu lembar tiket masuk ke Kawasan Objek Wisata Pantai Carocok Painan dihargai Rp 10.000 maka 5.600 itu hanya menghasilkan Rp 56 juta rupiah.
Namun, hingga saat ini, awak media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi terkait dengan berapa jumlah PAD sektor pariwisata yang dihasilkan pada saat libur lebaran 1447 Hijriyah di Kabupaten Pesisir Selatan.
Terpisah, kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan. Zoni Eldo. Rabu 23/03 mengatakan, bahwasanya PAD dari sektor parkir Kawasan Wisata Carocok Painan hingga Rabu 23/03 berjumlah Rp 9.820.000.
Dengan rincian sabtu 21/03 peroleh retribusi parkir karcis terjual harga Rp 5000 sebanyak 266 lembar dan karcis seharga Rp 10.000 sebanyak 5 lembar, minggu 22/03 retribusi parkir berdasarkan karcis terjual seharga Rp 5.000 berjumlah 356 lembar dan karcis dengan harga Rp 10.000 sebanyak 5 lembar.
Selanjutnya, pada Senin 23/03 karcis seharga Rp 5.000 terjual sebanyak 349 lembar dan karcis seharga Rp 10.000 terjual sebanyak 1 lembar.
“Total retribusi parkir hingga Senin 23/03 berjumlah sebanyak Rp 9.820.000,” tuturnya.
Akan tetapi, tambahnya jumlah tersebut bukan berarti sudah final merupakan hasil retribusi parkir secara keseluruhan, dan akan dihimpun hingga hari terakhir libur lebaran nantinya.
“Itu baru sampai tiga hari saja, mengingat libur lebaran masih panjang, dan jumlah akan terus bertambah, ” ulasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan pada Selasa 17/03 di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat yang di pimpin oleh Sekretaris Daerah. Zainal Arifin menyatakan bahwasanya target PAD sektor pariwisata pada libur lebaran 1447 Hijriyah sebesar Rp 400 hingga Rp450 juta rupiah. (Ferdi)














