SUMBAR, RELASI PUBLIK – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST menggelar buka puasa bersama (bukber) dengan masyarakat di rumah jabatan, Jalan A. Yani, Muara Teweh, Rabu (18/03/2026) sore.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, H. Shalahuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan untuk berkumpul, bersilaturahmi, serta saling berjabat tangan dalam suasana Ramadan yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah, seperti berpuasa, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barito Utara KH Rusmadi Darsani, H. Purman Jaya, Sekda Drs. Muhlis, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Nurwahid, Kapolres AKBP Singgih Febriyanto, tokoh agama, anggota DPRD, serta undangan lainnya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan zakat, salat Magrib berjamaah, dilanjutkan salat Isya dan Tarawih bersama masyarakat.
(ca)– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung posko pelayanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Dharmasraya, Rabu (18/03/2026).
Peninjauan dipusatkan di Pos Pelayanan (Posyan) Simpang RTH Pulau Punjung yang dikelola Polres Dharmasraya. Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan pemudik harus menjadi prioritas utama seluruh pihak.
“Kepada para perantau dan masyarakat yang melintas, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan menjaga kecepatan. Ada beberapa titik jalan dengan kondisi peralihan yang cukup tinggi antara jalan lama dan baru, ini perlu diwaspadai bersama,” ujar Mahyeldi.
Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan pada titik-titik jalan yang berpotensi membahayakan guna meminimalkan risiko kecelakaan selama arus mudik.
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam pengoperasian posko terpadu yang melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta tenaga kesehatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci pelayanan optimal bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, hingga saat ini laporan yang kita terima menunjukkan zero accident di wilayah ini. Ini tentu hasil kerja sama dan dedikasi semua pihak,” ungkapnya.
Gubernur juga menyoroti kebijakan membuka masjid di sepanjang jalur lintas Sumatera selama 24 jam sebagai langkah strategis dalam mendukung keselamatan pemudik.
“Pemudik bisa beristirahat, beribadah, dan membersihkan diri di masjid. Ini bentuk pelayanan yang sangat membantu dan perlu kita jaga bersama,” katanya.
Selain fokus pada arus mudik, Mahyeldi turut mengingatkan pentingnya kesiapan sektor pariwisata dan pelayanan publik selama libur Lebaran. Ia meminta pemerintah daerah memastikan objek wisata tetap aman, tertib, dan bersih, serta menghindari pungutan di luar ketentuan.
“Kita ingin wisatawan dan masyarakat merasa nyaman. Jangan sampai parkir semrawut atau tarif tidak sesuai aturan. Kebersihan dan pelayanan harus menjadi perhatian,” tegasnya.
Kepada pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, Mahyeldi juga mengimbau agar menjaga harga dan kualitas layanan.
“Jangan memanfaatkan momen Lebaran untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Mari kita jaga kepercayaan dan kenyamanan pengunjung,” pesannya.
Mahyeldi memperkirakan arus mudik tahun ini akan meningkat seiring panjangnya masa libur serta kondisi pascabencana di sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur juga dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadan serta rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya guna memperkuat sinkronisasi program pembangunan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Penjabat Sekretaris Daerah Jasman menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik dan pelayanan masyarakat selama Lebaran.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh unsur terkait, diharapkan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Barat berjalan aman, lancar, dan nyaman hingga arus balik.
(adpsb/cen/bud)














