SORONG, RELASI PUBLIK — Kepemimpinan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, dan Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, genap berusia satu tahun. Momen ini diperingati melalui acara syukuran yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (23/2/2026).
Dalam satu tahun masa jabatan, pasangan Lobat–Anshar mencatat sejumlah capaian di berbagai sektor strategis, mulai dari penataan kota hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Penataan Ruang Kota
Di sektor tata ruang, Pemerintah Kota Sorong melakukan normalisasi drainase dan saluran air untuk mengantisipasi banjir. Penataan pasar, taman kota, trotoar, dan area parkir ditingkatkan guna menciptakan kota yang lebih tertib dan nyaman. Layanan angkutan sampah juga dioptimalkan, disertai pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan program penanaman pohon.
Transformasi Pendidikan
Di bidang pendidikan, pemerintah memperluas akses sekolah gratis serta memperkuat sinergi antara sekolah negeri dan swasta. Transformasi mutu pendidikan dilakukan melalui pengawasan dan pembinaan yang lebih ketat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diterapkan, serta pembinaan Bunda PAUD dikukuhkan untuk memperkuat pendidikan usia dini.
Pelayanan Kesehatan
Peningkatan fasilitas kesehatan dan penambahan tenaga medis menjadi prioritas. Pemerintah juga mencatat tren penurunan angka stunting. Penguatan Posyandu dan Pos Lansia terus dilakukan, termasuk edukasi pola hidup bersih di sekolah. Cakupan BPJS Kesehatan gratis bagi Orang Asli Papua (OAP) turut diperluas.
Perlindungan Sosial
Program bantuan sembako rutin, pasar murah saat Natal dan Ramadan, serta bantuan cepat bagi korban bencana menjadi bagian dari kebijakan sosial. Selain itu, pemerintah memberikan alat bantu bagi penyandang disabilitas dan meningkatkan layanan Jamkesda. Program nikah massal bagi pasangan OAP juga digelar sebagai bentuk dukungan sosial kemasyarakatan.
Digitalisasi Layanan Publik
Modernisasi birokrasi dilakukan melalui penerapan sistem antrean digital di puskesmas. Publikasi kegiatan pemerintahan diperluas lewat media sosial, website resmi, dan videotron. Tahap awal program Smart City Sorong juga mulai dijalankan, termasuk pembukaan ruang podcast sebagai sarana komunikasi publik.
Penguatan Ekonomi
Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong peningkatan kualitas produk UMKM melalui bantuan modal usaha. Inovasi di bidang perkebunan dan bantuan bibit ternak sapi turut diberikan. Teknologi pertanian tepat guna mulai diterapkan, serta sentra kuliner dibangun di sejumlah titik strategis.
Dalam sambutannya, Wali Kota Septinus Lobat menegaskan bahwa selama setahun terakhir dirinya dan wakilnya lebih mengedepankan kerja nyata dibanding retorika.
“Saat kampanye, saya sudah tegaskan bahwa kami bukan ‘kaleng-kaleng’. Apa yang kami ucapkan, itulah yang kami kerjakan,” ujarnya.
Lobat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari keluarga, tim sukses, jajaran OPD, TNI–Polri, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat Kota Sorong.
Ia pun mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi membangun Sorong dalam empat tahun ke depan.
“Mari bersama-sama menjadikan Sorong sebagai kota yang terdepan, termaju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (Pa Teis)














