TANAH DATAR, RELASI PUBLIK – Ketika sebagian warga mulai bersiap menyambut sahur, jajaran Polres Tanah Datar justru bergerak menyisir titik-titik rawan. Sabtu malam (21/2/2026) sejak pukul 22.00 WIB hingga Minggu dini hari, kepolisian menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Tanah Datar, AKP Irwan Ali, SH, MH, dengan mengerahkan puluhan personel gabungan dari berbagai satuan. Operasi difokuskan pada tiga lokasi strategis yang kerap menjadi pusat aktivitas malam hari, yakni Lapangan Cindua Mato, jalan dua jalur depan Kantor Bupati Pagaruyung, serta Jalan Raya Batusangkar–Sungai Tarab di sekitar kawasan Pondok Flora.
AKP Irwan Ali menegaskan, KRYD selama Ramadan tidak semata-mata bertujuan melakukan penindakan, tetapi lebih mengedepankan langkah preventif demi menciptakan suasana ibadah yang aman, tertib, dan kondusif.
“Ramadan adalah bulan penuh kekhusyukan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa terganggu kebisingan knalpot brong, aksi balap liar, maupun pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengerahan puluhan personel dilakukan untuk memaksimalkan pengawasan di titik-titik yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Pendekatan yang diterapkan pun tidak hanya represif, tetapi juga persuasif dan edukatif, dengan memberikan imbauan langsung kepada para pengguna jalan.
Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto melalui Kasatlantas AKP Andri Perkasa menjelaskan bahwa sasaran utama KRYD adalah kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong, tidak dilengkapi pelat nomor, serta aktivitas balapan liar yang membahayakan keselamatan.
“Knalpot brong bukan hanya mengganggu ketenangan warga, terutama saat salat tarawih dan menjelang sahur, tetapi juga kerap menjadi indikator pelanggaran lain. Kami juga menindak motor tanpa pelat nomor dan balap liar karena sangat berisiko menimbulkan kecelakaan fatal,” ujar AKP Andri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menjaring puluhan sepeda motor yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas. Seluruh kendaraan langsung diamankan untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polres Tanah Datar menegaskan, pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sepanjang Ramadan. Pesannya jelas: ruang publik adalah milik bersama. Di bulan yang seharusnya dipenuhi ketenangan, refleksi, dan ibadah, ketertiban menjadi tanggung jawab kolektif—dan aparat memastikan aturan tetap ditegakkan secara tegas dan adil. (d13)














