Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMAOPINITERBARU

“Manifesto Indonesia Terhormat dan Penegasan Sikap Organisasi

28
×

“Manifesto Indonesia Terhormat dan Penegasan Sikap Organisasi

Sebarkan artikel ini

Dengan ini, saya, Novita Sari Yahya, selaku National Director Indonesia, ingin menyampaikan pernyataan resmi dan manifesto organisasi terkait perkembangan terbaru dalam kerjasama dengan Miss Polo International, serta menegaskan sikap dan prinsip yang kami junjung dalam penyelenggaraan pageant di Indonesia.

Konfirmasi Pembatalan National Director Indonesia oleh Miss Polo International

Baru-baru ini, pihak Miss Polo International telah melakukan tindakan yang secara resmi membatalkan status saya sebagai National Director Indonesia. Pengumuman terkait penunjukan saya yang sebelumnya ada di akun media sosial resmi mereka khususnya di Instagram telah dihapus tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Sebagai pihak yang sejak awal membangun hubungan dan sistem kerja sama dengan organisasi internasional ini, kami mencatat dengan tegas bahwa tindakan sepihak tanpa komunikasi resmi merupakan bentuk ketidakkonsistenan dan hilangnya komitmen dari pihak yang bersangkutan.

Kami memilih untuk tidak mempermasalahkan penghapusan postingan tersebut secara emosional, karena bagi kami, keberadaan legitimasi organisasi tidak diukur dari postingan di media sosial atau sorotan sementara di panggung internasional. Yang menjadi fokus kami adalah kejujuran, komitmen, dan kerja nyata yang dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia.

Prinsip Organisasi: Kejujuran, Kepercayaan, dan Sistem yang Terbangun

Sikap organisasi kami jelas dan konsisten:
kami membangun sistem dan menjalankan setiap kerja sama dengan asas kejujuran dan kepercayaan. Prinsip ini menjadi fondasi dalam setiap penyelenggaraan pageant yang kami lakukan, di mana saya berperan sebagai pengagas dan perancang program.

Dalam konteks kerja sama internasional, kami menegaskan beberapa prinsip utama:

ndonesia adalah subjek berdaulat
Kami menolak pandangan bahwa Indonesia hanyalah objek promosi bagi organisasi internasional.
Setiap perwakilan Indonesia harus melalui mekanisme nasional yang jelas, sesuai dengan sistem dan aturan yang kami tetapkan.

Kerja sama harus berbasis kesepakatan yang jelas
Semua pihak harus memiliki pemahaman yang sama terkait hak, tanggung jawab, dan proses pengambilan keputusan. Tanpa kesepakatan yang transparan, hubungan kerja sama kehilangan legitimasi.

Komitmen adalah kunci keberhasilan
Keberhasilan pageant dan kerja sama tidak ditentukan oleh popularitas sementara, tetapi oleh konsistensi antara ucapan dan tindakan.
Setiap pihak yang ingin bekerja sama dengan kami harus memiliki komitmen yang nyata terhadap proses yang telah disepakati.

Kejujuran dan transparansi adalah non-negotiable
Kami tidak akan bekerja sama dengan pihak yang mengambil keputusan sepihak atau menyembunyikan informasi penting.
Integritas adalah pondasi utama organisasi kami.

Kehadiran Nyata Bersama Rakyat

Kami menekankan bahwa legitimasi organisasi dan perwakilan Indonesia tidak berasal dari jumlah pengikut di media sosial, liputan media, atau popularitas internasional semata.

Bersama rakyat berarti hadir di ruang nyata, berjalan sejajar, mendengar aspirasi, berdiskusi, dan berinteraksi secara langsung. Ukuran keberadaan kami sederhana:

Ketika Anda menyebut nama seseorang kepada rakyat, mereka mengenal dan bisa bercerita tentang kontribusi nyata yang telah diberikan.

Mereka mengetahui siapa yang bekerja untuk mereka, siapa yang hadir dalam pembangunan sosial dan budaya, dan siapa yang benar-benar menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Di situlah legitimasi tumbuh bukan dari algoritma, bukan dari panggung buatan atau sorotan sesaar, tetapi dari ingatan kolektif rakyat terhadap kerja nyata yang telah dilakukan.

Indonesia yang terhormat tidak membutuhkan panggung yang diciptakan. Martabat bangsa lahir dari langkah nyata, keberanian hadir di tengah rakyat, dan kesediaan bekerja bersama mereka.

Sikap Tegas Organisasi

Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, sikap organisasi kami dalam menghadapi pembatalan ini adalah jelas dan konsisten:

1. Kami mengirim perwakilan, bukan diambil secara sepihak oleh pihak manapun.

2. Kami membangun sistem, bukan sekadar mengikuti dinamika internasional sesaat.

3. Kami menjaga martabat Indonesia, bukan mengejar pengakuan simbolik.

4. Kami menegakkan integritas dan tanggung jawab, sebagai pondasi keberlangsungan organisasi dan program pageant.

Kami hanya akan bekerja sama dengan pihak yang:

Jujur dalam komunikasi

Konsisten antara ucapan dan tindakan

Berkomitmen pada kesepakatan yang telah dibuat

Menghormati kedaulatan dan mekanisme nasional

Tanpa kejujuran, tidak ada kepercayaan.
Tanpa komitmen, tidak ada kerja sama.

Panggung Rakyat, Bukan Panggung Buatan

Kami percaya bahwa Indonesia terhormat bukan diukur dari jumlah panggung yang dibuat atau sorotan media internasional.
Yang membuat Indonesia terhormat adalah kehadiran nyata di tengah rakyat, dengan kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kami berjalan di antara panggung rakyat, dekat dengan kehidupan mereka, dan dekat dengan hati mereka.
Mereka yang benar-benar bekerja untuk Indonesia tidak berdiri di atas panggung artifisial; mereka membangun sistem, membimbing generasi, dan menjaga martabat bangsa.

Penegasan Pribadi

Sebagai pengagas dan perancang program pageant, saya, Novita Sari Yahya, menegaskan:

Status saya sebagai National Director Indonesia telah dibatalkan oleh pihak Miss Polo International.

Kami tidak akan membiarkan keputusan sepihak menghancurkan prinsip kerja yang telah kami bangun.

Fokus kami tetap pada sistem, integritas, dan kepentingan rakyat Indonesia.

Kami akan terus mengembangkan program pageant yang transparan, berkelanjutan, dan bermartabat, tanpa bergantung pada pengakuan simbolik dari pihak manapun.

Komitmen Lanjutan Organisasi

Ke depan, organisasi kami akan tetap berjalan dengan prinsip:

1. Kejujuran dan integritas sebagai dasar kerja sama.

2. Komitmen dan konsistensi sebagai ukuran keseriusan kerja sama.

3. Transparansi dan akuntabilitas sebagai tanggung jawab kepada rakyat.

4. Martabat dan kedaulatan Indonesia sebagai nilai tertinggi dalam setiap program yang kami selenggarakan.

Kami percaya, keberhasilan organisasi bukan diukur dari panggung yang dibuat, tetapi dari kontribusi nyata yang dirasakan rakyat dan pengaruh positif yang tercipta bagi bangsa.

Kesimpulan

Dengan pembatalan status National Director oleh Miss Polo International, organisasi kami tetap teguh pada prinsip:

Memilih bekerja dengan pihak yang jujur, terbuka, dan berkomitmen.

Menjaga integritas dan martabat Indonesia di setiap langkah.

Mengutamakan rakyat sebagai pusat legitimasi, bukan popularitas atau pengakuan simbolik.

Membangun sistem yang berkelanjutan, transparan, dan dapat dipercaya.

Inilah Manifesto Indonesia Terhormat: tegas, bermartabat, dan konsisten.

Kami melangkah bersama mereka yang sejalan dengan nilai, etika, dan visi kami.
Yang lain, kami hormati keputusannya—kami tetap berjalan di jalan yang benar, bersama rakyat, dan dekat dengan hati mereka.

Terima kasih.

Novita Sari Yahya
National Director Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *