Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Sinergi RPN dan Pemprov Sumbar, Air Bersih Kembali Mengalir di Muaro Ambius Pascabencana

55
×

Sinergi RPN dan Pemprov Sumbar, Air Bersih Kembali Mengalir di Muaro Ambius Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi Hadiri Pemasangan Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Tanah Datar/ (Dok. Adpsb)

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung proses pemasangan jaringan pipa air bersih (pipanisasi) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Jorong Muaro Ambius, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (17/1/2026).

Wilayah ini sebelumnya porak-poranda akibat banjir bandang pada akhir November 2025 lalu. Bencana tersebut tidak hanya merusak hunian warga, tetapi juga menghancurkan infrastruktur vital penyediaan air bersih. Kehadiran Gubernur Mahyeldi kali ini menjadi simbol dukungan moril sekaligus upaya memperkuat semangat gotong royong dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi mengapresiasi program pipanisasi yang difasilitasi oleh Badan Pengelola Wakaf Rangkiang Peduli Negeri (RPN). Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat krusial dalam situasi darurat.

“Pemulihan pascabencana di Sumatera Barat bisa berjalan lebih cepat karena adanya kebersamaan seperti ini. Bantuan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga mengalir dari berbagai lembaga dan kepedulian sesama masyarakat. Inilah kekuatan gotong royong yang harus terus kita jaga,” tegas Mahyeldi.

Dukungan Senilai Rp1,5 Miliar

Ketua Rangkiang Peduli Negeri (RPN) Sumbar, Zeng Welf, menjelaskan bahwa pengerjaan pipanisasi ini dilakukan secara swadaya dengan melibatkan relawan pendamping dan masyarakat setempat. Pipa-pipa yang dipasang merupakan hasil wakaf yang dihimpun melalui Lazisku dan Lazismu, yang kemudian pelaksanaannya diamanahkan kepada RPN.

“Alhamdulillah, hingga saat ini terdapat sekitar 50 NGO dari luar Sumatera Barat yang menyalurkan donasi melalui RPN. Total donasi yang terkumpul untuk membantu daerah terdampak bencana kurang lebih mencapai Rp1,5 miliar,” ungkap Zeng Welf.

Sebagian dari dana tersebut dialokasikan khusus untuk memulihkan akses air bersih di Jorong Muaro Ambius, mengingat urgensi kebutuhan air bagi warga.

Rasa Syukur Warga

Perwakilan masyarakat setempat, Jon Simamora (53), tak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menuturkan bahwa ketersediaan air bersih adalah kebutuhan paling mendesak yang dinanti-nanti warga pascabencana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada RPN, para donatur, dan Bapak Gubernur Buya Mahyeldi yang hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran beliau memacu semangat kami untuk bangkit dan menata kehidupan kembali,” ujar Jon.

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Syefdinon, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Jamal, serta mahasiswa KKN Universitas Negeri Padang (UNP). (adpsb/cen/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *