Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TERBARU

dr Erliyati ; Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUDMA Jadi Agenda Strategis

24
×

dr Erliyati ; Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUDMA Jadi Agenda Strategis

Sebarkan artikel ini

Sumenep – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep menyatakan kesiapan institusional dalam meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan kesehatan pada tahun 2026, seiring penguatan fasilitas medis, pengembangan sumber daya manusia, serta akselerasi digitalisasi layanan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi agenda strategis rumah sakit dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Upaya tersebut dilakukan melalui pembenahan sistem layanan, penambahan fasilitas berstandar nasional, serta pemanfaatan teknologi kesehatan berbasis digital.

Seiring peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B, RSUD Sumenep kini memiliki kapasitas lebih luas dalam menangani kasus-kasus rujukan, termasuk pelayanan kegawatdaruratan, perawatan intensif, serta kasus medis dengan tingkat kompleksitas tinggi yang memerlukan penanganan multidisipliner selama 24 jam.

RSUD Sumenep telah menyediakan layanan medis komprehensif yang mencakup pelayanan rawat jalan, rawat inap, serta layanan penunjang medis dan nonmedis yang terintegrasi. Fasilitas utama yang tersedia antara lain Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU) dengan peralatan sesuai standar Kementerian Kesehatan, serta ruang PICU dan NICU untuk perawatan bayi dan anak dengan kondisi khusus.
Selain itu, rumah sakit ini juga didukung oleh layanan poliklinik terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan pasien. Ketersediaan dokter spesialis di berbagai bidang, termasuk spesialis jantung dan paru, menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan rujukan di wilayah Madura.

Dalam aspek tata kelola pelayanan, RSUD Sumenep telah mengimplementasikan sistem antrean dan pendaftaran berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional. Sistem ini memungkinkan pasien mengakses layanan secara lebih efisien, transparan, dan terjadwal, sekaligus mengurangi kepadatan antrean di fasilitas pelayanan.
“Peningkatan pelayanan tidak hanya berorientasi pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan pasien. Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk mendukung pelayanan kesehatan yang modern dan responsif,” ujar dr. Erliyati.

Pihak manajemen RSUD menegaskan bahwa peningkatan kapasitas layanan juga diarahkan untuk menjamin akses yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan, agar tidak lagi menghadapi keterbatasan layanan akibat minimnya fasilitas di daerah.

Dengan dukungan pemerintah daerah, tenaga medis, serta jejaring mitra kesehatan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep diharapkan mampu mengokohkan perannya sebagai rumah sakit rujukan regional yang berdaya saing dan berorientasi pada pelayanan kesehatan publik yang berkelanjutan di wilayah timur Madura.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *