Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMATERBARU

Tiga Orang Warga Simeulue Positif Rapid Tes

323
×

Tiga Orang Warga Simeulue Positif Rapid Tes

Sebarkan artikel ini

SIMEULUE – ACEH, RELASIPUBLIK. – Tiga orang warga Kabupaten Simeulue positif hasil rapid tes dan tiga orang lagi negatif setelah dilakukan rapid tes oleh tim medis RSUD Kabupaten Simeulue.

Tim Satgas Covid 19 Kabupaten simeulue melalui juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 kabupaten Simeulue Ali Muhayatsyah dalam siaran persnya menyampaikan bawah, ada tiga orang yang positif rapid tes dan tiga orang lagi dinyatakan negatif hasilnya. Ke tiga orang yang positif tersebut sudah di isolasi di RSUD Simeulue, yang ketiga orang lagi negatif dan mereka juga dilakukan karantina di RSUD Simeulue,” jelas jubir satgas Covid-19 Kabupaten Simeulue. Sabtu (25/04/2020).

Ali Muhayatsyah yang juga Kabag Humas dan Protokoler Kebupaten Simeulue tersebut menjelaskan, jumlah masyarakat kita yang berada di RS saat ini ada enam orang dan yang Positif Rapid Tes tersebut ialah, HR (25) warga Kecamatan Simeulue Timur, AD (25) warga Kecamatan Simeulue Timur, dan AS (20) warga Kecamatan Teluk Dalam.

Kemudian, yang masih di nyatakan negatif ialah, GA (17) warga Simeulue Timur, SA (24) warga Kecamatan Simeulue Timur dan SF (20) warga Kecamatan Simeulue Barat.

Keenam orang yang dirawat di rumah sakit hari ini semuanya warga simeulue dan baru pulang dari pesantren di Temboro magetan, Jawa Timur. Tiga orang via bandara Lasikin pada tanggal 23 april 2020, dan tiga orang lagi via Kapal Perintis tadi pagi 25 April 2020,”jelasnya

Dapat kami jelaskan kepada masyarakat, ini hasil rapid tes, bukan positif Covid-19,” jelas jubir satgas kabupaten Simeulue.

Diuraikannya, Setelah lima hari kedepan akan dilakukan rapid tes kembali terhadap enam orang yang saat ini di isolasi dan di karantina di RS tersebut. Apabila hasilnya positif, maka mereka akan di rujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk oleh pemerintah, namun apabila hasilnya negatif, maka mereka akan diberlakukan karantina mandiri di rumah masing-masing,” tutur juru bicara Satgas kabupeten Simeulue

Ditempat yang sama, direktur RSUD Kabupaten Simeulue, drg Farhan menambahkan bahwa, ketiga orang positif rapid tes ini dinyatakan, orang tanpa gejala (OTG), namun tetap dalam pemantauan dan di isolasi di RSUD Simeulue.

Dandim 0115/Simeulue bersama Kapolres Simeulue dalam siaran Pers tersebut meminta, semua warga yang datang dari zona merah untuk jujur serta berterus terang, tidak perlu menyembunyikan dari mana asal kedatangannya, agar bisa menjalani rapid tes untuk mengetahui positif atau negatif Covid-19 sebelum kontak fisik dengan keluarga masing – masing. (Hardani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *