Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabupaten Solok

Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Pemkab Solok Siapkan Pembagian Masker dan Vitamin

4
×

Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Pemkab Solok Siapkan Pembagian Masker dan Vitamin

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Solok Jon Firman Pandu membagikan Masker dan vitamin untuk pelajar (dok istimewa A3)

Solok, Relasipublik.com – Kepedulian terhadap kesehatan generasi muda ditunjukkan Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, dengan membagikan masker dan vitamin kepada siswa SMPN 3 X Koto Singkarak, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya melindungi peserta didik dari potensi gangguan kesehatan akibat kabut asap yang mulai memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perhatian terhadap kesehatan anak-anak menjadi hal penting agar mereka tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan aman dan nyaman. Melalui aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok berupaya menghadirkan perlindungan sekaligus menumbuhkan kesadaran pelajar untuk menjaga kesehatan sejak dini.

Dalam kunjungan itu, Bupati Solok didampingi perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Wali Nagari Sumani Masri Bakar, serta Kepala SMPN 3 X Koto Singkarak, Elfiana, S.Pd.

Bupati Jon Firman Pandu menegaskan, kondisi kabut asap perlu disikapi dengan langkah antisipasi yang tepat tanpa mengabaikan keberlangsungan pendidikan. Menurutnya, kegiatan belajar mengajar tetap diupayakan berjalan, sementara kesehatan dan keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama.

“Bagaimanapun, proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Namun, pihak dinas dan sekolah harus mengingatkan seluruh peserta didik untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan. Penggunaan masker dan mengonsumsi vitamin harus betul-betul dikawal oleh pihak sekolah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyerahan masker dan vitamin di SMPN 3 X Koto Singkarak merupakan tahap awal yang dilakukan secara simbolis. Program tersebut selanjutnya akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Solok melalui kerja sama pemerintah daerah, TP PKK Kabupaten Solok, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Kesehatan.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperluas jangkauan perlindungan bagi peserta didik, sekaligus memastikan langkah pencegahan dilakukan secara terarah sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain mengantisipasi dampak kabut asap, Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman. Ia menegaskan bahwa praktik perundungan atau bullying tidak boleh terjadi di sekolah karena dapat mengganggu kenyamanan serta perkembangan peserta didik.

Pihak sekolah juga diminta memantau perkembangan kualitas udara setiap hari dan memberikan arahan kepada siswa mengenai upaya pencegahan yang perlu dilakukan. Apabila kondisi udara memburuk, koordinasi dengan dinas terkait harus segera dilaksanakan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan situasi yang berkembang.

Bupati berharap kondisi kabut asap segera membaik, terlebih curah hujan telah turun dalam beberapa hari terakhir. Dengan kondisi udara yang semakin bersih, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan para siswa mengikuti pembelajaran tanpa terganggu ancaman polusi asap.

Sementara itu, Wali Nagari Sumani, Masri Bakar, menyambut positif perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan pelajar. Menurutnya, pembagian masker dan vitamin merupakan bentuk dukungan nyata yang dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka.

Ia menyatakan, pemerintah nagari bersama tenaga pendidik siap mendukung program tersebut, termasuk membantu mengawasi penggunaan masker dan mengingatkan peserta didik agar menerapkan kebiasaan hidup sehat selama berada di lingkungan sekolah.

Langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Solok ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesehatan generasi muda di tengah tantangan lingkungan. Dukungan pemerintah, sekolah, pemerintah nagari, dan keluarga diharapkan mampu memperkuat perlindungan bagi anak-anak sekaligus menjaga suasana belajar yang aman dan kondusif.

Lebih dari sekadar membagikan masker dan vitamin, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keberlangsungan pendidikan perlu berjalan seiring dengan perlindungan kesehatan. Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, peserta didik di Kabupaten Solok diharapkan tetap sehat, terlindungi, dan dapat terus meraih masa depan melalui pendidikan. (A3)