Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kota Padang

Dinas Perikanan dan Pangan Padang Periksa Residu Pestisida Bahan Pangan MBG

7
×

Dinas Perikanan dan Pangan Padang Periksa Residu Pestisida Bahan Pangan MBG

Sebarkan artikel ini

PADANG, RELASIPUBLIK — Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang melakukan pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) untuk pemeriksaan kandungan residu pestisida pada bahan pangan yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan tersebut dilakukan di Dapur SPPG Hippocrates, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (29/9/2026). Lokasi ini menjadi SPPG terakhir dari sembilan SPPG yang telah dilakukan pengambilan sampel di Kota Padang.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, mengatakan pengambilan sampel merupakan bagian dari pemantauan dan pengawasan keamanan pangan untuk memastikan bahan pangan yang digunakan dalam program MBG aman dikonsumsi.

“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan pemantauan dan pengawasan di SPPG Hippocrates. Untuk pangan segar, kita melakukan pengambilan sampel yang selanjutnya akan diperiksa di laboratorium,” ujar Alfiadi.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap bahan pangan segar, tetapi juga mencakup proses penyimpanan, pengolahan hingga pendistribusian makanan di SPPG.

“Dari sisi pengelolaan, kita juga melihat proses penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian berjalan dengan baik sesuai SOP,” katanya.

Alfiadi menegaskan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pangan yang dikonsumsi penerima manfaat MBG, mulai dari ibu hamil, balita hingga anak sekolah, tetap aman dan berkualitas.

“Kita ingin memastikan pangan yang dikonsumsi oleh penerima manfaat aman dan terjaga kualitasnya. Karena itu, pengawasan dan pemeriksaan seperti ini terus kita lakukan sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat pangan serta mendukung pelaksanaan program MBG di Kota Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Korwil SPPG Utami Yulaini Amir mengatakan sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis kandungan residu pestisidanya.

“Pengawasan dan pengambilan sampel PSAT ini merupakan bagian penting untuk memastikan keamanan pangan yang digunakan SPPG. Sampel yang telah diambil selanjutnya akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui kandungan residu pestisidanya,” katanya.

Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menjadi dasar untuk mengetahui kondisi kandungan residu pestisida pada sampel pangan yang diperiksa.

Kepala Yayasan SPPG Hippocrates, Yelfin Luandri, menyampaikan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan dengan menerapkan SOP dalam setiap tahapan pengelolaan makanan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan pangan dengan mengikuti SOP dalam setiap proses, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan hingga pengolahan dan pendistribusian makanan,” ujarnya.

Pengawasan PSAT tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan sekaligus mendukung pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal dan memberikan pangan yang aman bagi seluruh penerima manfaat.