Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaBERITA UTAMADAERAH

Mesin Pencacah Rumput, Benda Sederhana yang Bisa Jadi Berguna untuk Warga N.5 Aek Nabara

6
×

Mesin Pencacah Rumput, Benda Sederhana yang Bisa Jadi Berguna untuk Warga N.5 Aek Nabara

Sebarkan artikel ini
Humas PT SMA Kebun Aek Nabara Linus Sianipar menyerahkan bantuan alat pencacah rumput kepada Kepala Desa N.5 Aek Nabara Paino, Jumat (25/9/2026).

LABUHANBATU — Rumput, bagi sebagian orang, mungkin cuma rumput. Tumbuh di halaman, dipotong ketika sudah panjang, lalu entah dibuang ke mana. Namun, kalau sudah masuk mesin pencacah, rumput bisa punya urusan yang sedikit lebih serius.

Rumput dapat dicacah untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bahan pakan ternak hingga pengolahan bahan organik. Karena itu, sebuah alat pencacah rumput bisa menjadi benda sederhana yang cukup berguna jika benar-benar dimanfaatkan.

Kabar baiknya, Pemerintah Desa N.5 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, kini mendapatkan alat tersebut.

Alat pencacah rumput itu merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Supra Matra Abadi (PT SMA) Kebun Aek Nabara. Bantuan diserahkan di Kantor Desa N.5 Aek Nabara, Jumat (25/9/2026) pagi.

Humas PT SMA Kebun Aek Nabara, Linus Sianipar, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada Kepala Desa N.5 Aek Nabara, Paino.

Bantuan ini menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial PT SMA kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bagi pemerintah desa, tentu saja, yang paling penting bukan seremoni penyerahannya. Setelah alat berada di desa, pertanyaan berikutnya adalah: mau dipakai untuk apa dan siapa yang akan menggunakannya?

Pemerintah Desa N.5 Aek Nabara diharapkan dapat memanfaatkan alat pencacah rumput tersebut untuk mendukung kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pengolahan rumput.

Kepala Desa N.5 Aek Nabara, Paino, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Supra Matra Abadi yang telah memberikan dukungan melalui program CSR.

“Penyerahan CSR ini menjadi salah satu bentuk hubungan kemitraan antara perusahaan dan pemerintah desa dalam mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional PT SMA Kebun Aek Nabara,” ujarnya.

Paino berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga keberadaannya tidak berhenti sebagai barang baru yang hanya dipajang di kantor desa.

Sebab, bantuan yang baik bukan cuma soal barang yang berpindah tangan. Yang lebih penting adalah apakah setelah serah terima selesai, barang tersebut benar-benar bekerja dan manfaatnya sampai kepada masyarakat.

Dalam konteks itulah, bantuan alat pencacah rumput dari PT SMA menjadi salah satu bentuk hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

 

(Aiman Ambarita)