Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAH

Menyatu dengan Warga, Satgas TMMD 0311/Pessel Bangun Kedekatan Lewat Makan Siang dan Obrolan Ringan

43
×

Menyatu dengan Warga, Satgas TMMD 0311/Pessel Bangun Kedekatan Lewat Makan Siang dan Obrolan Ringan

Sebarkan artikel ini
Jalin komunikasi bersama masyarakat . (Dok, nagari)

LAGAN MUDIK PUNGGASAN — Di tengah padatnya kegiatan pembangunan fisik di program TMMD ke-121, para prajurit TNI dari Kodim 0311/Pesisir Selatan tetap menyempatkan diri untuk menjalankan misi yang tak kalah penting: menyambung silaturahmi dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

Sabtu siang (27/7), beberapa personel Satgas terlihat duduk santai bersama warga Nagari Lagan Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Bukan dalam forum resmi, bukan pula dalam barisan apel — tapi dalam suasana makan siang sederhana di bawah naungan tenda terpal seadanya.

“Inilah saat-saat paling berharga. Sembari menikmati nasi bungkus, kami bisa ngobrol langsung dengan warga. Kadang soal pekerjaan, kadang juga sekadar cerita kehidupan sehari-hari,” tutur Lettu Inf Sutikno, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0311/Pessel, yang memimpin kegiatan itu.

Menurutnya, komunikasi sosial (komsos) semacam ini sangat penting dalam pelaksanaan TMMD. Bukan hanya untuk mendengar saran atau keluhan terkait pembangunan, tetapi juga untuk memahami lebih dalam apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Dengan ngobrol santai seperti ini, informasi lebih jujur keluar. Masyarakat lebih terbuka. Bahkan banyak ide-ide baru muncul yang bisa kami pertimbangkan untuk pengembangan kegiatan,” kata Sutikno.

Ia juga menegaskan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya jalan atau selesainya sumur bor, tetapi dari seberapa dalam kehadiran TNI benar-benar menyentuh hati masyarakat.

“Kami ingin warga tidak hanya mengenal TNI dari seragamnya, tapi juga dari sikap, empati, dan kebersamaan yang kami tunjukkan,” ungkapnya.

Di lokasi, suasana tampak akrab. Anak-anak ikut nimbrung, orang tua tertawa pelan sambil menyeruput kopi. Tidak ada jarak antara tentara dan warga. Inilah wujud nyata kemanunggalan yang selama ini menjadi semangat utama TMMD.

“Kalau kami tidak bicara dengan masyarakat, bagaimana kami tahu apa yang mereka butuhkan?” ucap Sutikno sambil tersenyum. “TMMD bukan sekadar bangun jalan, tapi juga bangun hubungan.”

Program TMMD ke-121 di Pesisir Selatan memang dirancang menyentuh dua sisi: pembangunan fisik dan penguatan sosial. Dan hari itu, di sela lelahnya kerja, personel Satgas menunjukkan bahwa membangun bangsa juga bisa dimulai dari sepiring makan siang dan secangkir kepercayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *