Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kota Solok

Ardiansyah Eka Putra Ingatkan Wartawan Kota Solok soal Tanggung Jawab Pemberitaan

9
×

Ardiansyah Eka Putra Ingatkan Wartawan Kota Solok soal Tanggung Jawab Pemberitaan

Sebarkan artikel ini
Foto :Insan Pers dan Kominfo kota Solok melakukan kunjungan OL ke Kominfo kota Pekanbaru (dok istimewa A3)

Pekanbaru, Relasipublik.com – Sebanyak 60 wartawan yang bertugas di wilayah Kota Solok bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Solok mengunjungi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru. Kunjungan dalam rangka orientasi lapangan ini mengusung tema “Kemitraan dengan Media Massa” dengan fokus pembelajaran pada hubungan pemerintah dan pers, inovasi pelayanan publik, serta sistem pengaduan darurat melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) 112.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi rombongan untuk menggali pengalaman Pemerintah Kota Pekanbaru dalam membangun komunikasi publik dan menghadirkan layanan yang mudah diakses masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, S.STP., M.Si., menyambut baik pelaksanaan studi tiru tersebut. Ia berharap kunjungan ini dapat memperluas wawasan insan pers sekaligus memperkuat hubungan profesional antara pemerintah dan media, Senin (26/10/26).

Kemitraan yang baik dinilai penting untuk mendorong keterbukaan informasi, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah tanpa mengesampingkan independensi jurnalistik.

Dalam pertemuan tersebut, Asisten I Pemerintah Kota Solok Zulkarnaini menyampaikan harapan agar wartawan terus memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Selain penguatan kemitraan pers, perhatian rombongan juga tertuju pada layanan kedaruratan milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Sistem TRC 112 menjadi salah satu referensi yang ingin dipelajari untuk melihat peluang pengembangan pelayanan serupa di Kota Solok.

Kehadiran layanan darurat yang terintegrasi diharapkan dapat mempermudah masyarakat menyampaikan laporan sekaligus mempercepat koordinasi penanganan kejadian yang membutuhkan respons pemerintah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, S.STP., M.Si., menyampaikan selamat datang kepada rombongan Kota Solok. Ia juga mengapresiasi pilihan Kota Pekanbaru sebagai lokasi studi tiru.

Ardiansyah menjelaskan, pemerintah setempat memiliki aplikasi Super X atau Pekanbaru Aman yang menyediakan beragam layanan untuk membantu kebutuhan warga.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan yang praktis dan mudah dijangkau.

Pekanbaru juga mengoperasikan TRC 112 sebagai saluran penerimaan laporan masyarakat, khususnya untuk kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

“Tim Reaksi Cepat 112 bertugas menerima pengaduan dari seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Kita mencoba memberikan kemudahan kepada masyarakat melalui layanan ini,” ungkap Ardiansyah.

Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada rombongan mengenai pemanfaatan teknologi dan koordinasi layanan darurat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada akhir pertemuan, Ardiansyah mengingatkan para wartawan agar menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

Ia menegaskan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi, tetapi penyampaian informasi harus tetap mengedepankan fakta, keberimbangan, dan tanggung jawab.

“Janganlah memburukkan kampung kita. Jangan sampai kita sendiri yang membuat kampung terbenam oleh kita sendiri,” pesannya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pers memiliki posisi strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pemberitaan yang kritis dan akurat dapat membantu mengungkap persoalan, mendorong perbaikan kebijakan, serta memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat.

Melalui orientasi lapangan ini, rombongan wartawan dan jajaran Kominfo Kota Solok diharapkan memperoleh referensi baru mengenai tata kelola kemitraan media, transformasi layanan digital, serta mekanisme pengaduan kedaruratan. Pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan Kota Solok ke depan. (A3)