Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERITA UTAMADAERAHTERBARU

Kesbangpol Sumbar Edukasi Cegah Konflik Lewat Ceramah di Masjid

118
×

Kesbangpol Sumbar Edukasi Cegah Konflik Lewat Ceramah di Masjid

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sumbar Jaga Kondusifitas Daerah Lewat Metode Ceramah Agama, Angkat Isu Perlindungan Perempuan dan Anak (Dok. Adpsb)

SUMBAR, RELASI PUBLIK – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mendorong pendekatan inovatif dalam menjaga kondusifitas sosial masyarakat. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), program edukasi pencegahan konflik sosial kini dikemas lebih dekat dengan kultur lokal, yakni melalui ceramah keagamaan di masjid-masjid.

Jika sebelumnya program disampaikan dalam bentuk seminar formal di hotel, kini pendekatan yang digunakan lebih membumi dan menjangkau langsung masyarakat akar rumput.

“Kita ubah pendekatannya. Kalau dulu seminar di hotel, sekarang kita masuk ke masjid. Lebih terasa manfaatnya dan langsung menyentuh hati masyarakat,” ujar Plt. Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Marwansyah, Selasa (8/7/2025).

Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Alminangkabawi, dalam rangkaian Program Kajian Zuhur. Tema yang diangkat kali ini adalah “Perlindungan Perempuan dan Anak” — isu yang dianggap krusial dalam konteks dinamika sosial dan budaya di Sumbar.

Menurut Marwansyah, pendekatan religius dinilai lebih efektif karena sejalan dengan nilai-nilai lokal masyarakat Minangkabau yang berakar kuat pada adat dan agama.

“Ada lima hal penting yang harus ditanamkan sejak dini: pemahaman agama, pendidikan akademik dan keahlian, bakti kepada orang tua, menjaga aurat, serta membangun pergaulan yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ceramah keliling ini akan digelar secara berkelanjutan di berbagai masjid, dengan tema yang disesuaikan dengan isu-isu sosial aktual. Tujuannya bukan hanya mengedukasi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat dari bawah, berbasis nilai keislaman dan kearifan lokal Minangkabau. (Adpsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *